4 Pemain yang Menghambat Arsenal Mendatangkan Eberechi Eze

Arsenal saat ini menghadapi kendala dalam mengejar Eberechi Eze. Beberapa pemain yang masih ada di skuad membuat proses transfer menjadi rumit.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 15 Agustus 2025, 15:37 WIB
Selebrasi gelandang Crystal Palace, Eberechi Eze usai menjebol gawang Liverpool pada laga pekan ke-33 Premier League 2023/2024 di Anfield Stadium, Liverpool, Minggu (14/4/2024). (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta Arsenal saat ini menghadapi kendala dalam mengejar Eberechi Eze. Beberapa pemain yang masih ada di skuad membuat proses transfer menjadi rumit.

The Gunners berisiko kehilangan Eze ke tangan Tottenham Hotspur. Crystal Palace meminta biaya transfer sebesar £68 juta yang belum dipenuhi Arsenal.

Mikel Arteta telah menghabiskan sekitar £200 juta untuk enam pemain baru musim panas ini. Viktor Gyokeres menjadi rekrutan termahal, dengan nilai transfer hingga £63 juta dari Sporting CP.

Untuk bisa mendatangkan bintang baru lainnya, Arteta perlu melepas beberapa pemain. Hal ini menjadi tantangan menjelang batas akhir transfer pada 1 September.

Berikut ini empat pemain yang saat ini menghambat perburuan Eze. Keputusan manajemen terkait mereka bisa menentukan suksesnya transfer pemain asal Crystal Palace ini.


1. Leandro Trossard

Sandro Tonali membayangi Leandro Trossard dalam laga Arsenal vs Newcastle, Minggu (18/5/2025). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Kedatangan Noni Madueke membuat peluang Leandro Trossard menjadi starter reguler di Arsenal semakin kecil. Kontrak pemain 30 tahun ini tinggal satu tahun lagi, sehingga klub perlu segera mencari pembeli.

Arsenal berharap bisa melepas Trossard dengan harga yang wajar. Klub ingin setidaknya mengembalikan sebagian dari £27 juta yang mereka keluarkan untuk membelinya dari Brighton pada 2022.

Meskipun begitu, kualitas Trossard tetap menarik minat klub lain. Kemampuannya dalam menyerang membuat banyak tim tertarik untuk menampungnya musim ini.


2. Oleksandr Zinchenko

Pemain Arsenal Oleksandr Zinchenko melakukan selebrasi pada penghujung pertandingan sepak bola Liga Inggris saat melawan Burnley di Emirates Stadium, London, Inggris, Sabtu (11/11/2023). Arsenal menang 3-1. (AP Photo/Kin Cheung)

Oleksandr Zinchenko menjadi satu-satunya pemain Arsenal yang kurang antusias dengan kemunculan Myles Lewis-Skelly musim lalu. Kini, ia menjadi pilihan cadangan di belakang Lewis-Skelly, Riccardo Calafiori, dan Jurrien Timber, menurut laporan The Athletic.

Zinchenko menyampaikan rasa frustrasinya atas apa yang disebutnya sebagai “rasa penolakan” dari Arteta. Kontraknya tinggal satu tahun lagi, sama seperti Trossard, sehingga waktu untuk membuat keputusan sudah terbatas.

Dengan adanya minat dari AC Milan, manajemen Arsenal harus segera menegosiasikan kepindahannya. Klub tidak ingin Zinchenko hanya duduk menunggu gajinya selama 12 bulan ke depan.


3. Fabio Vieira

Pemain Sporting CP, Goncalo Inacio (kiri) berebut bola dengan pemain Arsenal, Fabio Vieira pada laga leg pertama Liga Europa 2022/2023 di Jose Alvalade Stadium, Lisbon, Jumat (10/03/2023) dini hari WIB. Laga berakhir dengan skor imbang 2-2. (AP Photo/Armando Franca)

Fabio Vieira menjalani musim lalu dengan status pinjaman di Porto. Kedatangan Christian Norgaard dan Martin Zubimendi membuat peluangnya bermain di Arsenal semakin terbatas.

Jika tidak ada transfer permanen, Vieira kemungkinan kembali dipinjamkan musim depan. Arsenal ingin memastikan pemain 25 tahun itu tetap mendapat kesempatan bermain sambil menjaga nilai pasarnya.

Meski tidak menjadi bagian dari rencana utama, Vieira masih punya kualitas untuk bersinar di klub lain. Arsenal diharapkan bisa memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan keuntungan finansial.


4. Reiss Nelson

Selebrasi gelandang Arsenal, Reiss Nelson bersama rekannya, Granit Xhaka setelah mencetak gol ke gawang Nottingham Forest dalam laga Liga Inggris 2022/2023 di Emirates Stadium, London (30/10/2022). Reiss Nelson dipromosikan ke tim utama Arsenal pada awal musim 2019/2020, namun akibat kalah bersaing ia lebih banyak dicadangkan. Musim ini ia baru kembali dari satu tahun masa peminjaman bersama Feyenoord. (AFP/Ian Kington)

Reiss Nelson musim lalu dipinjamkan ke Fulham, tetapi klub tersebut menolak opsi transfer permanen. Pemain berusia 25 tahun ini kemungkinan besar hanya akan tampil di ajang Piala domestik Arsenal.

Jika dijual sebelum 1 September, itu akan menguntungkan Nelson dan memberi ruang bagi Arsenal untuk mengejar Eberechi Eze. Ia masih punya kualitas untuk bersaing di klub lain.

Nelson sejauh ini belum menjadi bagian dari rencana utama Arsenal. Penjualan atau peminjaman bisa menjadi solusi agar kariernya terus berkembang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya