Seperti El Rumi dan Jefri Nichol: Diego Maradona Juga Pernah Naik Ring Tinju!

Pada 1996, Diego Maradona pernah naik ring tinju melawan juara dunia Santos Lacier dalam laga ekshibisi penuh aksi dan tawa.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 15 Agustus 2025, 10:31 WIB
1. Diego Maradona (Striker) – Legenda Argentina ini dinyatakan positif menggunakan kokain pada tahun 1991. Akibat ulahnya, si pemilik gol tangan Tuhan itu dijatuhi hukuman larangan aktif di dunia sepak bola selama 15 bulan. (AFP/Sven Nackstrand)

Liputan6.com, Jakarta Diego Maradona dikenal dunia sebagai ikon sepak bola Argentina, namun tak banyak yang tahu ia pernah terjun ke dunia tinju. Legenda yang wafat pada 2020 ini meninggalkan kisah unik di luar lapangan.

Pada April 1996, saat membela Boca Juniors, Maradona memutuskan untuk mencoba peruntungannya di ring melawan petinju profesional. Laga tersebut menjadi tontonan langka yang memadukan olahraga dan hiburan.

Momen itu kini menjadi bagian dari cerita panjang Maradona, seorang bintang yang tak hanya menguasai bola di lapangan, tetapi juga mampu memikat penonton di arena lain.


Laga Ekshibisi Penuh Aksi

Diego Maradona. Dengan segala kehebatannya, terutama saat mengalahkan Inggris pada Piala Dunia 1986, semua orang pasti setuju ia berhak mendapatkannya. Namun karena aturan, menjadi mustahil baginya meski ia bermain di Eropa bersama Barcelona dan Napoli. (AFP Photo)

Maradona kala itu berusia 35 tahun dan berhadapan dengan sahabatnya, Santos “Falucho” Lacier, mantan juara dunia WBA dan WBC di kelas terbang dan super terbang.

Bertarung selama tiga ronde, Maradona mengenakan pelindung kepala, sarung tangan hitam, serta celana tinju kuning-biru khas Boca Juniors. Pertarungan ini digelar untuk mengumpulkan dana bagi General Paz Junior’s Club di Cordoba.

Di tengah laga, keduanya sempat berhenti saling memukul dan malah bercanda dengan “memukul” wasit, membuat penonton terhibur.


Hiburan Berlanjut Setelah Bel Laga

Diego Maradona. Gelandang Argentina yang wafat di usia 60 tahun pada 25 November 2020 ini mengoleksi 21 Caps dalam 4 edisi Piala Dunia (1982, 1986, 1990, 1994). Menorehkan 8 gol dan 8 assist, prestasi terbaiknya adalah menjadi juara pada edisi 1986 mengalahkan Jerman 3-2. (AFP/Staff)

Pertarungan berakhir imbang, namun keseruan tak berhenti di situ. Maradona tetap menghibur penonton dengan melakukan keepie uppies di dalam ring.

Kecintaannya pada tinju bukan hal baru. Ia pernah mengungkapkan kekagumannya pada Mike Tyson saat keduanya bertemu di acara televisinya, La Noche del Diez, pada 2005.

Dalam kesempatan itu, Tyson memuji Maradona sebagai “raja di cabang olahraganya”, dan Maradona membalas dengan menyebut Tyson sebagai legenda tinju terbesar. Pertemuan mereka diakhiri dengan sesi memukul samsak yang dipandu langsung oleh Tyson.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya