Pasar Kerja Lesu, Ini Strategi Perbarui Resume agar Lebih Menarik di Mata Rekruter

Tingkatkan peluang lolos seleksi dengan dua strategi ampuh dari para ahli ini agar profil Anda lebih menonjol di mata perekrut.

oleh Linda Maulina KhairunnisaDiterbitkan 17 Agustus 2025, 07:00 WIB
Ilustrasi Membuat Resume Credit: pexels.com/Gabrielle

Liputan6.com, Jakarta - Pasar tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) sedang mengalami masa sulit. Bank Sentral AS mencatat, laju penurunan bisnis saat ini merupakan yang paling lambat dalam satu dekade. Sementara itu, Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan ada sekitar 7,2 juta orang menganggur .

Di tengah kondisi tersebut, para pakar karir menyarankan pencari kerja untuk memaksimalkan jaringan, menghargai pencapaian kecil, dan memanfaatkan proses pencarian kerja sebagai peluang untuk menyempurnakan resume.

Resume yang tepat sasaran dapat meningkatkan peluang lolos seleksi. Dikutip dari CNBC, Minggu (17/8/2025), berikut ini tips dalam membuat resume. Dapat diterapkan bagi pencari kerja tidak hanya di AS tetapi juga negara lain:

1. Sesuaikan Bahasa Resume dengan Deskripsi Pekerjaan

Salah satu langkah penting adalah menyesuaikan bahasa yang digunakan di resume dengan deskripsi pekerjaan yang dituju, sambil tetap merefleksikan pengalaman dan keahlian yang dimiliki.

“Meskipun Anda mengusulkan posisi yang hampir sama, ada nuansa di sana,” kata Octavia Goredema, pelatih karir sekaligus penulis “PREP, PUSH, PIVOT.”

Goredema menjelaskan, membaca deskripsi pekerjaan dapat membantu pelamar memahami perbedaan ukuran keberhasilan dan istilah yang digunakan perusahaan untuk menggambarkan fungsi tertentu.

Julie Bauke, pendiri The Bauke Group, menambahkan bahwa dengan kondisi pasar tenaga kerja yang terus berubah, apalagi perusahaan kini banyak mengadopsi kecerdasan buatan (AI), penggunaan bahasa yang relevan dan terkini menjadi semakin penting.

 

2. Cantumkan Prestasi Lama yang Masih Relevan

Ilustrasi interviu, wawancara kerja. (Image by pressfoto on Freepik)

Proses pencarian kerja juga dapat menjadi pengingat akan pencapaian atau pengalaman yang belum tercantum di resume. Bauke menilai, pencapaian yang terjadi dua tahun lalu dan sebelumnya dianggap kurang relevan, bisa jadi justru penting saat ini.

Membaca deskripsi pekerjaan dapat membantu pelamar mengidentifikasi keterampilan dan prestasi yang diinginkan perusahaan. Jika menemukan poin yang sesuai dengan pengalaman, sebaiknya tambahkan ke resume lengkap dengan bukti konkret, misalnya “melampaui target penjualan sebesar 30 persen.”

Goredema juga menyarankan, meskipun gagal mendapatkan posisi yang diinginkan, pelamar dapat mempelajari kualifikasi yang diminta untuk menambahkannya ke resume. Langkah ini akan meningkatkan daya tarik bagi peluang kerja di masa depan.

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya