Liputan6.com, Jakarta - Polres Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) menggagalkan keberangkatan sebanyak 515 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural atau ilegal, sepanjang Januari hingga Agustus 2025.
Kasatreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono menyebutkan, jumlah terbanyak terjadi pada Mei dengan 148 orang.
Advertisement
"Rinciannya, pada Januari terdapat 60 orang, Februari 63 orang, Maret 40 orang, April 63 orang, Mei 148 orang, Juni 62 orang, Juli 65 orang, dan Agustus 15 orang," ujar Yandri, Kamis (14/8/2025).
Menurutnya, para CPMI tersebut mayoritas berangkat dengan modus menggunakan visa wisata dan ziarah, namun diduga akan bekerja secara ilegal di luar negeri.
Menurutnya, dengan alasan berlibur dan wisata ziarah para CPMI ini banyak yang menyasar negara tujuan kawasan Asia Tenggara, terutama Kamboja dan Laos.
Selain itu, kata Yandri, ada juga yang hendak ke Timur Tengah seperti Oman dan Arab Saudi, serta ke Eropa, salah satunya Yunani.
Dari hasil pemeriksaan, kata Yandri, sebagian besar CPMI mengaku dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi sebagai operator judi online dan kelompok penipuan (scammer).
"Namun, praktik tersebut kerap berujung pada eksploitasi tenaga kerja dan pelanggaran hak-hak pekerja migran," kata Yandri.
Sementara itu, Polres Bandara Soekarno-Hatta bekerjasama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) untuk melakukan pembinaan serta edukasi bagi para CPMI yang digagalkan.
"Kami berikan pemahaman bahwa keberangkatan non-prosedural sangat berisiko, dan tidak semua janji yang ditawarkan benar adanya," pungkas Yandri.
Untuk itu, kepolisian mengimbau agar masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri mengikuti prosedur resmi. Dengan begitu, pekerja migran akan mendapat jaminan perlindungan, kepastian kerja, serta hak-hak yang dijamin negara.
Sambut HUT ke-80 RI, Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta Diskon 45%
Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter melalui layanan Commuter Line Basoetta menghadirkan promo Diskon Merdeka, yang memberikan potongan harga hingga 45 persen bagi para pengguna kereta bandara.
"Promo ini berlaku hanya pada tanggal 17 Agustus 2025 dan ditujukan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan cepat, nyaman, dan hemat," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus, Rabu 13 Agustus 2025.
"Penumpang yang menempuh relasi jarak terjauh, seperti perjalanan penuh dari pusat kota menuju Bandara Soekarno-Hatta atau sebaliknya, dapat menikmati diskon 45 persen," jelas dia.
Bagi penumpang yang melakukan perjalanan jarak menengah dari stasiun antara, tersedia diskon 20 persen agar tetap dapat menikmati kenyamanan Kereta Bandara dengan tarif lebih terjangkau.
Joni menambahkan, para pengguna yang ingin mendapatkan tiket promo Diskon Merdeka ini dapat membelinya melalui aplikasi pemesanan tiket mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. Maupun secara langsung melalui vending machine yang tersedia, mulai Selasa (12/8/2025) kemarin.
"Diskon 45 persen dapat dinikmati oleh pengguna dengan relasi tujuan Stasiun Manggarai/BNI City/Duri-Stasiun Bandara Soetta (PP), sedangkan tarif diskon 20 persen berlaku untuk relasi Manggarai/BNI City/Duri-Rawa Buaya/Batu Ceper (PP) serta Bandara Soetta-Rawa Buaya/Batu Ceper (PP)," tuturnya.
Angkut 204 Ribu Lebih Penumpang
Untuk diketahui, KAI Commuter mencatat volume pengguna kereta bandara Commuter Line Basoetta sepanjang Juli 2025 sebanyak 204.871 orang.
Angka tersebut lebih tinggi 6,32 persen dibanding periode yang sama pada Juli 2024 lalu, yakni sebanyak 192.700 orang. Jumlah perjalanan saat ini mencapai 70 perjalanan setiap harinya.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, KAI Commuter mengimbau pengguna yang hendak bepergian ke Bandara Soekarno-Hatta agar sudah tiba di stasiun tujuan minimal 2-3 jam sebelum jadwal penerbangan internasional.
Lebih lanjut, Joni berharap masyarakat dapat memanfaatkan promo ini sebaik-baiknya. KAI Commuter berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh penggunanya.
"Dengan adanya program Diskon Merdeka ini, KAI Commuter berharap dapat memeriahkan Hari Kemerdekaan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan dan efisien bagi masyarakat," pungkas dia.