Profil Tim dan Daftar Pemain Musim 2025/2026: Manchester City

Musim 2025/2026 menjadi musim ke-131 dalam sejarah Manchester City dan musim ke-24 berturut-turut mereka di kasta tertinggi Liga Inggris.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 13 Agustus 2025, 17:10 WIB
Phil Foden merayakan gol keempat Manchester City bersama Savinho dalam laga Grup G Piala Dunia Antarklub melawan Juventus di Orlando, Florida, Jumat (27/6/2025). (AP Photo/Phelan Ebenhack)

Liputan6.com, Jakarta Musim 2025/2026 menjadi musim ke-131 dalam sejarah Manchester City dan musim ke-24 berturut-turut mereka di kasta tertinggi Liga Inggris.

Musim ini terasa berbeda karena untuk pertama kalinya sejak 2014/2015, The Citizens tampil tanpa Kevin De Bruyne yang hengkang usai kontraknya habis.

Selain itu, ini juga musim pertama sejak 2020/2021 di mana City memulai Liga Inggris bukan sebagai juara bertahan.

Di tengah transisi tersebut, City juga berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 yang telah diperbarui formatnya. Turnamen ini berlangsung di sela-sela musim 2024/2025 dan 2025/2026, sehingga menjadi bagian penting dari agenda awal musim mereka.

Banyak pihak menilai skuad City perlu perombakan besar demi tetap bersaing di level tertinggi. Proses pembenahan sudah dimulai sejak bursa transfer Januari sebelumnya, namun musim panas ini fokus diarahkan ke lini tengah, bek sayap, serta potensi perombakan di posisi bek tengah untuk mengurangi ketergantungan pada pemain yang menua atau rawan cedera.

Dalam rentang 9 hingga 11 Juni 2025, City merampungkan transfer Rayan Aït-Nouri (Wolverhampton), Tijjani Reijnders (Milan), Rayan Cherki (Lyon), dan kiper cadangan Marcus Bettinelli (Chelsea) dengan total biaya sekitar £112 juta. Seluruh rekrutan tersebut langsung bergabung untuk membela klub di Piala Dunia Antarklub.

Usai turnamen tersebut, City juga memulangkan kiper James Trafford dari Burnley dengan mahar £31 juta. Trafford sebelumnya merupakan jebolan akademi Manchester City, sehingga kedatangannya menjadi bagian dari upaya memperkuat kedalaman skuad di musim ini.


Pelatih: Josep Guardiola

Momen menarik terjadi pada jeda babak pertama duel Burnley versus Manchester City. Ketika wasit meniup peluit tanda 45 menit pertama berakhir, Pep Guardiola tertangkap kemara berlari ke arah Erling Haaland. (AFP/Darren Staples)

Musim lalu menjadi periode yang pahit bagi Manchester City. Ambisi mempertahankan gelar Premier League pupus setelah Liverpool tampil lebih konsisten dan merebut trofi. Rasa kecewa semakin dalam karena City juga gagal di final FA Cup dan Carabao Cup, serta tersingkir dari Liga Champions.

Pep Guardiola tak menutup mata atas rapuhnya performa timnya. Ia secara blak-blakan mengakui musim lalu jauh dari kata memuaskan, baik dari segi konsistensi maupun hasil akhir. Namun, sang pelatih menegaskan kekalahan itu menjadi pelajaran berharga untuk bangkit.

Lanjut Baca:

Memasuki musim 2025/2026, Pep berjanji tidak akan mengulang kesalahan yang sama. Ia menyiapkan strategi dan pembenahan skuad demi mengembalikan City ke jalur juara. Langkah ini termasuk peningkatan mental bertanding serta adaptasi taktik yang lebih agresif. Dengan keyakinan penuh, Pep optimistis bisa memperpendek jarak dengan Liverpool dan membuat perburuan gelar Premier League kembali panas. Baginya, musim ini bukan sekadar misi merebut trofi, tapi juga pembuktian bahwa Manchester City belum habis.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya