5 Kandidat Pengganti Rasmus Hojlund di Manchester United, dari Striker Mahal hingga Pemain Gratis

Kehadiran Benjamin Sesko membuat masa depan Rasmus Hojlund di Manchester United dipertanyakan. Jika transfer ini terwujud, MU harus mencari striker pelapis yang siap bersaing.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 13 Agustus 2025, 13:13 WIB
Pemain baru Manchester United, Rasmus Hojlund saat diperkenalkan kepada para fans seblum dimulainya laga uji coba pramusim 2023/2024 menghadapi RC Lens di Old Trafford Stadium, Manchester (5/8/2023). Rasmus Hojlund yang hijrah ke Manchester United pada bursa transfer pemain musim panas 2023/2024 menjadi penjualan termahal Atalanta sepanjang sejarah. Baru semusim membela La Dea, ia dilepas dengan nilai 75 juta euro atau setara Rp1,2 triliun dengan durasi kontrak 5 tahun hingga 30 Juni 2028. (AFP/Darren Staples)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United tengah menjalani perubahan besar di lini depan. Kedatangan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko membuat persaingan semakin ketat.

Situasi ini memaksa beberapa pemain mempertimbangkan hengkang. Bahkan, sejumlah nama sudah memberi tahu Ruben Amorim bahwa mereka ingin pergi.

Marcus Rashford menjadi yang pertama meninggalkan klub. Sementara itu, Alejandro Garnacho dikabarkan makin dekat ke Chelsea.

Kehadiran Sesko membuat masa depan Rasmus Hojlund dipertanyakan. Meski sempat menegaskan ingin bertahan, situasi di lapangan berkata lain.

AC Milan disebut memimpin perburuan tanda tangan Hojlund. Jika transfer ini terwujud, MU harus mencari striker pelapis yang siap bersaing.


1. Dusan Vlahovic

Pemain Juventus, Dusan Vlahovic, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Cagliari pada laga Liga Italia di Stadion Unipol Domus, Sabtu (20/4/2024). Hasil imbang ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara. Juventus masih ada di peringkat tiga klasemen Liga Italia 2023/2024. (Gianluca Zuddas/LaPresse via AP)

Dusan Vlahovic menjadi nama termahal dalam daftar ini. Juventus berencana melepas sang striker karena situasi kontraknya, dan tampaknya sudah bulat memaksanya pergi dengan berbagai cara.

Klub asal Turin itu menetapkan harga sekitar 21,5 juta pounds. Angka tersebut dinilai cukup tinggi, mengingat Vlahovic hanya menyisakan satu tahun kontrak dan mencetak 15 gol musim lalu.

Meski terlihat sulit direalisasikan karena faktor finansial, peluang transfer ini masih terbuka. Bursa transfer kerap menghadirkan kejutan di detik-detik terakhir.


2. Dominic Calvert-Lewin

Dominic Calvert-Lewin menjadi salah satu prospek paling cemerlang di Liga Inggris maupun sebagai opsi pengganti Aubameyang. Musim lalu, ia mampu mencetak 16 gol dan mengukuhkan namanya sebagai salah satu striker top bersama Everton. (AFP/Pool/Alex Livesey)

Dominic Calvert-Lewin disebut-sebut sangat ingin bergabung dengan Manchester United setelah meninggalkan Everton musim panas ini. Penyerang berusia 28 tahun itu bahkan dikabarkan memecat agennya demi mempercepat proses transfer.

Dengan status bebas transfer, Calvert-Lewin bisa menjadi opsi menarik bagi Setan Merah. Meski begitu, ada kekhawatiran ia akan frustrasi jika jarang dimainkan, terutama bila Benjamin Sesko langsung tampil impresif.

Selain United, West Ham dan Leeds juga dilaporkan tertarik meminangnya. Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan sang striker pun diprediksi cukup ketat.


3. Chido Obi

Striker muda MU, Chido Obi. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Manchester United sebenarnya bisa mencari pengganti Rasmus Hojlund dari dalam skuad sendiri. Chido Obi dipromosikan ke tim utama musim lalu saat klub dilanda badai cedera.

Pemain berusia 17 tahun itu sempat menunjukkan potensi menjanjikan. Meski begitu, menempatkannya secara reguler di bangku cadangan mungkin terlalu dini.

Obi masih membutuhkan banyak menit bermain untuk mengasah kemampuannya. United harus mempertimbangkan langkah terbaik demi perkembangan sang pemain muda.


4. Jamie Vardy

Striker terakhir dari klub di luar Big Six yang mampu menjadi top skor di Premier League adalah striker Leicester City, Jamie Vardy. Momen itu terjadi pada Premier League musim 2019/2020, di mana ia mampu memimpin sendirian di puncak top skor dengan torehan 23 gol. Ia mampu mengungguli para andalan klub Big Six seperti Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal), Raheem Sterling (Man City), Mohamed Salah (Liverpool) dan Harry Kane (Tottenham Hotspur). (AFP/Lindsey Parnaby)

Jamie Vardy bisa menjadi opsi berisiko rendah untuk Manchester United. Striker veteran itu baru saja meninggalkan Leicester City sebagai legenda klub.

Meski berusia 38 tahun, Vardy yakin masih mampu bersaing di Premier League. Rekor golnya membuktikan kualitasnya yang belum pudar.

Musim lalu ia mencetak sembilan gol di liga untuk tim Leicester yang kesulitan. Kontrak jangka pendek satu tahun bisa menjadi solusi sambil menunggu rencana jangka panjang klub.


5. Joshua Zirkzee

Didatangkan dari Bologna, Joshua Zikrkzee langsung mencetak gol dalam laga debutnya saat mencetak gol tunggal kemenangan Manchester United 1-0 pada menit ke-87 atas tim tamu Fulham pada laga pekan pertama Premier League 2024/2025 di Old Trafford Stadium, Manchester (16/8/2024). (PA via AP Photo/Martin Rickett)

Joshua Zirkzee menjadi opsi realistis bagi Manchester United sebagai penyerang cadangan. Musim lalu, ia mulai tampil menonjol ketika bermain sedikit lebih dalam.

Posisi nomor 10 dinilai lebih cocok untuk memaksimalkan potensinya. Di peran itu, Zirkzee berpeluang lebih tajam dibanding saat menjadi penyerang tengah.

Dengan kebutuhan perbaikan di lini lain, khususnya lini tengah, Zirkzee tampak sebagai pilihan paling masuk akal. United bisa memanfaatkannya untuk fleksibilitas taktik musim ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya