Eksperiman untuk Arda Guler: Peran Seperti Modric dan Kroos di Jantung Lini Tengah Real Madrid

Xabi Alonso tengah merancang perubahan besar untuk Arda Guler di musim 2025/26.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 11 Agustus 2025, 14:54 WIB
Pemain Real Madrid, Arda Guler melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Pachuca pada laga matchday 2 Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 di Bank of America Stadium, Senin (23/06/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Nell Redmond)

Liputan6.com, Jakarta Xabi Alonso tengah merancang perubahan besar untuk Arda Guler di musim 2025/26. Alih-alih menempatkannya di sayap, pelatih Real Madrid itu ingin sang pemain muda beroperasi di jantung lini tengah.

Rencana ini terinspirasi dari peran ikonik Luka Modric dan Toni Kroos, dua legenda yang selama ini menjadi otak permainan Los Blancos. Alonso melihat Guler punya kualitas untuk mengisi sebagian tugas kreatif yang mereka tinggalkan.

Gagasan tersebut mulai terbentuk saat Piala Dunia Antarklub, ketika Alonso mencoba Guler di posisi lebih dalam. Hasilnya, sang gelandang muda tampil memikat dengan visi bermain, kontrol, dan ketenangan di tengah tekanan.


Guler Jadi Pusat Proyek Alonso

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berbicara dengan para pemainnya dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Al Hilal di Miami Gardens, Florida, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Perubahan posisi ini hadir di momen yang tepat bagi Real Madrid. Cedera Eduardo Camavinga membuat lini tengah mereka kehilangan salah satu pilar penting.

Alonso masih mencari komposisi ideal di sektor ini, yang saat ini menjadi bagian paling rapuh dalam skuadnya. Situasi ini membuka peluang bagi Guler untuk tampil reguler.

Dengan absennya Camavinga dan Jude Bellingham, Alonso mengandalkan Aurelien Tchouameni sebagai poros utama, dibantu Guler dan Dani Ceballos. Adaptabilitas dan teknik Guler membuatnya pantas mengambil alih sebagian peran kreatif Modric maupun Kroos.


Kesempatan Emas untuk Arda Guler

Toni Kroos dan Luka Modric adalah dua gelandang tengah terbaik sepanjang masa. Keduanya telah memainkan peran besar dalam kesuksesan Real Madrid satu dekade terakhir. Kroos unggul dalam menciptakan ruang dan memberi umpan sedangkan Modric ahli dalam mendikte tempo permainan. (AFP/Fayez Nureldine)

Bagi Guler, ini bisa menjadi titik balik kariernya di Santiago Bernabeu. Bermain di lini tengah memberinya lebih banyak sentuhan bola dan pengaruh pada jalannya laga.

Posisi baru ini juga membuatnya lebih terlibat dalam membangun serangan dan mengatur tempo permainan. Hal ini selaras dengan visi Alonso untuk memiliki gelandang kreatif yang juga bekerja keras.

Jika eksperimen ini berhasil, Real Madrid bukan hanya memiliki winger yang diubah jadi gelandang. Mereka bisa mendapatkan playmaker baru yang siap memimpin tim untuk bertahun-tahun ke depan.

Sumber: MARCA, Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya