Liputan6.com, Jakarta - Staf Khusus Menteri Pertahanan RI, Deddy Corbuzier, menghadiri pawai Kirab Merah Putih di Kota Bogor, Minggu (10/8/2025) pagi.
Sebelum membuka kirab bendera merah putih raksasa, Deddy Corbuzier menyampaikan rasa kagumnya atas semangat nasionalisme warga Kota Bogor.
Advertisement
"Saya bangga. Kenapa saya bangga? Jujur, tadi saya pikir ini ada demo, karena ramai sekali. Tapi ternyata ini Kirab Merah Putih yang sudah berlangsung selama 10 tahun dan dilaksanakan setiap tahun," ucapnya.
Puji Sikap Nasionalis Warga Bogor
Deddy mengaku bangga dan terharu bukan hanya karena kemeriahan acaranya. Tetapi semangat masyarakat yang konsisten merayakan HUT ke-80 RI secara mandiri.
"Yang bikin saya makin bangga, ini semua bukan karena perintah pemerintah pusat, bukan karena dana APBN, bukan juga karena instruksi siapa pun. Ini murni karena kebanggaan teman-teman di Bogor. Ini luar biasa," ungkapnya.
Deddy mengungkapkan, ia diberi tugas untuk hadir di berbagai kota mengikuti perayaan Hari Kemerdekaan RI. Namun, Kota Bogor menjadi kunjungan perdananya.
"Saya bertanya-tanya, kenapa tugas saya pertama di bulan kemerdekaan ini justru ke Bogor? Kan banyak kota lain. Tapi ternyata Kota Bogor adalah kota yang menjadi acuan nasional dalam merayakan Hari Kemerdekaan. Bukan hanya karena sejarahnya, tapi juga karena semangat warganya," jelasnya.
Meski dalam kondisi kurang sehat, namun setelah melihat warga Kota Bogor begitu semangat mengobarkan energi nasionalisme, Deddy mengaku penyakitnya pun mendadak hilang.
"Saya lagi flu. Tapi lihat semangat begini, flunya langsung hilang. Jadi saya enggak mau ngomong panjang lebar. Kadang kebanyakan bicara justru gak ada aksi. Tapi hari ini saya lihat, aksi nyata ada di sini," imbuhnya.
Bogor Punya Peran Penting dalam Kemerdekaan RI
Deddy menyebut hal ini sebuah pertanda bahwa Kota Bogor memiliki peran strategis dalam simbol-simbol perayaan kemerdekaan.
Setelah dibuka oleh Deddy, lima bendera masing-masing berukuran 100x6 meter diarak dari kawasan Tugu Kujang hingga Jalan Sudirman.
Kegiatan kirab bendera raksasa ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Merah Putih (FMP) yang diselenggarakan selama 1 bulan penuh.
Bendera merah putih raksasa diarak oleh ribuan peserta terdiri dari TNI, Polri, unsur pemerintahan, pelajar, dan sejumlah elemen masyarakat.
Langkah mereka selaras diiringi tabuhan drum band yang membuat suasana semakin khidmat sekaligus meriah.
Warga yang sudah menantikan kedatangan para peserta kirab ini menyambut dengan suka cita seraya merekam momen tersebut.