Lima Hal yang Bisa Dipetik dari Kemenangan Penalti MU atas Fiorentina: 3 Bek, Kebobolan Bola Mati Lagi

Manchester United menutup pramusim dengan drama adu penalti melawan Fiorentina di Old Trafford. Pertandingan berakhir 1-1 dalam waktu normal, lalu Setan Merah menang 5-4 di babak tos-tosan.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 09 Agustus 2025, 22:23 WIB
Pemain Manchester United (MU), Matheus Cunha (kiri), berusaha lepas dari kawalan pemain Fiorentina pada laga uji coba di Old Trafford, Sabtu (9/8/2025) malam WIB. (Nick Potts/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United menutup pramusim dengan drama adu penalti melawan Fiorentina di Old Trafford. Pertandingan berakhir 1-1 dalam waktu normal, lalu Setan Merah menang 5-4 di babak tos-tosan.

Gol awal Simon Sohm sempat membuat Fiorentina unggul, tapi tuan rumah membalas lewat gol bunuh diri Robin Gosens. Babak kedua berjalan datar karena tim tamu memilih bertahan.

Dalam adu penalti, Bruno Fernandes, Matheus Cunha, Diogo Dalot, Amad Diallo, dan Kobbie Mainoo menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Hasil ini membuat MU menutup pramusim tanpa kekalahan.


Isyarat Formasi Tiga Bek untuk Liga Inggris

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, memimpin sesi latihan tim di Kompleks Latihan Carrington di Manchester, Inggris barat laut, pada 14 Mei 2025 dalam sesi media menjelang final Liga Europa UEFA melawan Tottenham Hotspur. Final Liga Europa UEFA akan berlangsung pada 21 Mei di Bilbao. (Oli SCARFF/AFP)

Pelatih Ruben Amorim menurunkan Leny Yoro, Harry Maguire, dan Ayden Heaven di lini belakang, dengan Altay Bayindir di bawah mistar. Susunan ini memberi sinyal formasi tiga bek akan dipakai saat melawan Arsenal pekan depan.

Yoro bahkan selalu tampil di posisi bek tengah kanan sepanjang tur Amerika Serikat. Hal ini mengindikasikan Amorim sudah mantap dengan pilihannya untuk peran tersebut.


Pemain Baru Diperkenalkan di Old Trafford

Bryan Mbeumo (kiri), Benjamin Sesko (tengah), dan Matheus Cunha (kanan), diperkenalkan oleh Manchester United ke publik Old Trafford jelang laga uji coba kontra Fiorentina, Sabtu (9/8/2025) malam WIB. (Bola.com/X/Fabrizio Romano)

Sebelum laga, Old Trafford kedatangan wajah baru yang disambut meriah. Benjamin Sesko diperkenalkan sebagai rekrutan anyar di hadapan publik.

Selain Sesko, tiga pemain baru lainnya — Matheus Cunha, Diego Leon, dan Bryan Mbeumo — juga tampil menyapa fans dari terowongan stadion. Kehadiran mereka membuat suporter optimistis menyambut musim baru.


Kebobolan Lagi dari Bola Mati

Kiper Fiorentina, David de Gea, berjalan memasuki lapangan Old Trafford saat uji coba kontra Manchester United, Sabtu (9/8/2025) malam WIB. (Nick Potts/PA via AP)

Fiorentina mencetak gol lewat skema sepak pojok yang diselesaikan Simon Sohm dengan tendangan voli setengah. Bek MU tampak lengah membiarkan dua pemain lawan berdiri bebas di tiang jauh.

Kebobolan seperti ini mengingatkan pada musim lalu ketika pertahanan MU rentan terhadap bola mati. Amorim tentu berharap lini belakang bisa lebih waspada saat melawan Arsenal nanti.


Mason Mount Siap Berkontribusi

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes merayakan gol bersama gelandang Mason Mount pada pertandingan Premier League Summer Series, Senin, 4 Agustus 2025, di Atlanta. (AP Photo/Colin Hubbard)

Meski kedatangan dua gelandang serang baru, Mason Mount tetap menunjukkan perannya. Ia tampil penuh semangat di pramusim, termasuk melawan Fiorentina.

Mount terus menekan pemain belakang lawan, bahkan memaksa David de Gea untuk bermain bola panjang. Jika tetap bugar, Mount berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak musim ini.


United Lebih Unggul Secara Fisik

Para pemain Manchester United berpose dengan trofi Summer Series usai pertandingan Premier League Summer Series melawan Everton, Senin, 4 Agustus 2025, di Atlanta. (AP Photo/Colin Hubbard)

MU memenangi banyak duel udara di kotak penalti Fiorentina. Leny Yoro dan Casemiro bahkan nyaris mencetak gol tambahan lewat sundulan.

Kekuatan fisik ini sebelumnya menjadi kelemahan yang kerap dimanfaatkan lawan di Liga Inggris. Musim ini, MU berharap aspek tersebut bisa menjadi senjata, bukan celah.

Sumber: United in Focus

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya