Ter Stegen Bantah Rumor Usai Dicopot dari Kapten Barcelona, Selalu Satu Tujuan dengan Klub

Marc-Andre ter Stegen membantah rumor soal penolakannya menandatangani dokumen medis Barcelona dan menyatakan siap berdialog untuk menyelesaikan masalah.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 09 Agustus 2025, 07:43 WIB
Kiper Barcelona Inaki Pena (kiri) dan Marc-Andre ter Stegen menghadiri sesi latihan bersiap menjamu Inter Milan pada matchday 4 Grup C Liga Champions di tempat latihan Joan Gamper di Sant Joan Despi, Selasa (11/10/2022). Jika kalah di laga ini berarti pupuslah peluang Barcelona untuk lolos ke fase babak knock out. (Josep LAGO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Marc-Andre ter Stegen akhirnya angkat bicara setelah dicopot dari jabatan kapten Barcelona akibat perselisihan dokumen medis terkait cederanya. Sang kiper menyebut rumor yang beredar tidak berdasar dan menegaskan niatnya untuk bekerja sama dengan klub.

Sebelumnya, Barcelona menjatuhkan sanksi disiplin serta mencabut ban kapten dari Ter Stegen. Langkah ini diambil usai pemain asal Jerman itu menolak menandatangani dokumen yang diperlukan untuk mendaftarkan pemain baru sesuai aturan La Liga.

Kini, melalui pernyataan resmi di media sosial, Ter Stegen mengungkapkan versinya mengenai situasi tersebut. Ia menekankan prioritas utamanya adalah kembali merumput secepat mungkin demi membantu tim.


Latar Belakang Sengketa

Marc-Andre ter Stegen yang kini tengah menjalani musim ke-10 bersama Barcelona juga tercatat pernah membela Timnas Jerman U-17 bersama Mario Goetze saat berlaga pada ajang Piala Dunia U-17 edisi 2009 di Nigeria. Selain Barcelona, ia juga sempat berseragam Borussia Monchengladbach usai tampil di Piala Dunia U-17 2009. (AFP/Josep Lago)

Barcelona mencopot Ter Stegen dari jabatan kapten setelah ia menolak menandatangani formulir medis yang menjadi syarat La Liga. Dokumen tersebut diperlukan agar klub bisa mendaftarkan pemain baru, memanfaatkan aturan bagi pemain yang cedera minimal empat bulan.

Situasi menjadi rumit setelah Ter Stegen mengumumkan masa pemulihan selama tiga bulan, berbeda dengan estimasi yang diharapkan klub. Tanpa tanda tangan sang kiper, Barcelona tak bisa mengajukan pendaftaran pemain baru seperti Joan Garcia atau melonggarkan beban gaji.

Langkah klub memicu kabar bahwa Ter Stegen sengaja menghambat proses tersebut. Namun, sang pemain membantah keras tuduhan itu dalam pernyataannya.


Pernyataan Ter Stegen

Marc-Andre ter Stegen. Kiper asal Jerman berusia 29 tahun ini kini memasuki musim ke-8 bersama Barcelona. Ia didatangkan dari Borussia Moenchengladbach pada awal musim 2014/2015. Total telah tampil dalam 278 laga di semua kompetisi. (Foto: AFP/John MacDougall)

Melalui akun X, Ter Stegen mengungkapkan bahwa beberapa bulan terakhir menjadi masa sulit bagi dirinya secara fisik dan mental. Ia menegaskan keputusannya menjalani operasi sudah melalui konsultasi dengan tenaga medis dan mendapat persetujuan penuh dari klub.

"Beberapa bulan terakhir ini sangat sulit bagi saya, baik secara fisik maupun pribadi. Seperti pemain lain, setelah mengalami cedera, satu-satunya prioritas saya selalu untuk kembali ke lapangan secepat mungkin, semata-mata termotivasi oleh keinginan membantu tim dan melakukan hal yang paling saya cintai: Bertanding," ujar Ter Stegen.

"Dalam beberapa minggu terakhir, banyak hal telah dikatakan tentang saya, beberapa di antaranya sama sekali tidak berdasar. Oleh karena itu, saya merasa perlu untuk menyampaikan versi saya dengan rasa hormat, namun juga dengan kejelasan."

Lanjut Baca:

Ia menjelaskan bahwa keputusan menjalani operasi diambil setelah berkonsultasi dengan tenaga medis dan telah disetujui penuh oleh klub. "Keputusan untuk menjalani operasi dibuat setelah berkonsultasi dengan para profesional medis dan sepenuhnya disetujui oleh klub, selalu dengan tujuan mengutamakan kesehatan dan karier saya dalam jangka panjang," lanjut Ter Stegen. "Tujuan ini tentu saja sepenuhnya sejalan dengan tujuan FC Barcelona, yakni agar saya bisa kembali secepat mungkin untuk terus berjuang meraih gelar. Saya juga secara terbuka mengumumkan perkiraan masa pemulihan, yang diberikan oleh para ahli medis terbaik dan selalu dikoordinasikan dengan klub."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya