Ter Stegen Kembali Jadi Kapten Barcelona Usai Sengketa Medis Diselesaikan

Marc-Andre ter Stegen kembali menjabat kapten Barcelona setelah sengketa medis pasca operasi punggung diselesaikan dan kasus disiplin ditutup.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 09 Agustus 2025, 07:32 WIB
Marc-Andre ter Stegen - Kiper asal Jerman ini merupakan palang pintu utama di bawah mistar gawang Barcelona saat ini. Kendati demikian, Ter Stegen hanya mengantongi gaji sebesar 100 ribu pounds per pekan. (AFP/Pau Barrena)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona mengumumkan kembalinya Marc-Andre ter Stegen sebagai kapten tim utama setelah menyelesaikan sengketa terkait catatan medisnya. Konflik ini muncul usai sang kiper menolak menandatangani formulir otorisasi untuk La Liga. Keputusan terbaru ini menandai akhir dari ketegangan antara pemain senior dan manajemen klub.

Ter Stegen sempat kehilangan ban kapten sementara akibat perselisihan tersebut, yang berkembang menjadi kasus disiplin resmi. Prosesnya menimbulkan ketidakpastian menjelang musim baru, terutama karena statusnya sebagai salah satu pemimpin utama di ruang ganti.

Penyelesaian ini membuka jalan bagi Barcelona untuk kembali fokus ke persiapan kompetisi mendatang. Klub kini berharap suasana internal lebih kondusif setelah masalah ini tuntas.


Ter Stegen Pulihkan Status Kapten

Marc-Andre ter Stegen. Kiper asal Jerman berusia 30 tahun yang telah 8 musim memperkuat Barcelona ini pada musim 2021/2022 lalu total kebobolan sebanyak 57 gol dari 48 laga di semua ajang dan hanya 15 kali melakukan clean sheet. Sementara pada musim 2020/2021 lalu ia kebobolan lebih sedikit, 50 gol dari 41 laga di semua ajang dan sukses mencatat 14 kali clean sheet. Barcelona dibawanya finis di posisi kedua klasemen akhir La Liga 2021/2022 di bawah Real Madrid. (AFP/Andreas Solaro)

Ter Stegen awalnya dicopot dari jabatan kapten usai menolak menandatangani otorisasi laporan medis untuk La Liga. Penolakan itu terkait operasi punggung yang baru saja dijalaninya.

Perselisihan semakin memanas setelah pihak klub memprosesnya sebagai kasus disiplin. Hal ini menambah jarak antara sang kiper dan manajemen Barcelona.

Namun, kesediaan Ter Stegen untuk menandatangani formulir akhirnya mengakhiri perbedaan pendapat. Barcelona menyatakan kasus disiplin resmi ditutup dan ban kapten kembali ke tangan sang pemain.


Pernyataan Resmi Barcelona

Marc-Andre ter Stegen akhirnya kembali mengawal gawang Barcelona, dan ikut membantu timnya meraih kemenangan 2-1 atas Real Valladolid pada laga pekan ke-34 La Liga di Estadio Jose Zorrilla, Minggu (4/5/2025) dini hari WIB. (AFP/Cesar Manso)

Pada Jumat malam, Barcelona merilis pernyataan bahwa Ter Stegen telah menandatangani otorisasi untuk mengirim laporan medisnya ke La Liga. Klub menegaskan sang kiper kembali menjadi kapten tim utama dengan segera.

Pernyataan ini menegaskan bahwa sengketa yang sempat mengganggu hubungan internal kini berakhir. Keputusan itu juga memberi kepastian terkait kepemimpinan tim jelang musim baru.

Dengan statusnya yang kembali pulih, Ter Stegen diharapkan dapat menjalankan peran kepemimpinan hingga ada pemilihan kelompok kapten oleh para pemain. Proses pemilihan tersebut akan menentukan komposisi kepemimpinan jangka panjang.


Fokus Persiapan Musim Baru

Penyelesaian kasus ini memberi ruang bagi Barcelona untuk fokus pada persiapan musim 2025/2026. Hansi Flick dan staf pelatih kini bisa memusatkan perhatian pada pembentukan skuad.

Cedera Ter Stegen juga memberi kesempatan bagi klub untuk mendaftarkan kiper baru Joan Garcia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat tim di bursa transfer.

Sementara itu, Barcelona terus bekerja membangun skuad kompetitif sebelum tenggat bursa transfer. Klub berharap semua sektor siap menghadapi tantangan di kompetisi domestik dan Eropa.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya