Warga Palestina bergegas menuju lokasi pendaratan paket bantuan yang diterjunkan di wilayah Nuseirat, Jalur Gaza tengah, saat penerjunan bantuan dari udara di atas wilayah Palestina yang dikepung Israel pada 6 Agustus 2025. (Eyad BABA/AFP)
Otoritas Kementerian Dalam Negeri Gaza mendesak dihentikannya penerjunan bantuan kemanusiaan via udara. (Eyad BABA/AFP)
Mereka menilai penerjunan bantuan kemanusiaan via udara dapat memperburuk situasi di Jalur Gaza dan menimbulkan korban jiwa baru. (Eyad BABA/AFP)
Pengiriman bantuan lewat udara membuat warga Gaza berdesakan dan saling berebut. (Eyad BABA/AFP)
Sementara itu, ratusan ton bantuan kemanusiaan dari berbagai negara, termasuk Uni Emirat Arab (UEA) dan Yordania, berhasil dijatuhkan ke Gaza lewat puluhan misi udara. (Eyad BABA/AFP)
Hingga akhir Juli 2025, total bantuan yang telah dijatuhkan melalui udara tercatat mencapai lebih dari 1.200 ton. (Eyad BABA/AFP)
Jenis bantuan yang telah dijatuhkan melalui udara meliputi makanan siap saji, paket gizi untuk anak-anak, obat-obatan dasar, serta air bersih dalam kemasan khusus. (Eyad BABA/AFP)