Tinggalkan Tottenham Sebagai Legenda, Son Heung-min Resmi Gabung LAFC

Son Heung-min mengambil langkah besar dalam kariernya dengan meninggalkan Tottenham Hotspur. Penyerang Korea Selatan itu kini resmi bergabung bersama Los Angeles FC di Major League Soccer (MLS).

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 07 Agustus 2025, 09:24 WIB
Son Heung-min dari Los Angeles Football Club berbicara dalam sebuah wawancara setelah diperkenalkan dalam konferensi pers di Stadion BMO pada 6 Agustus 2025 di Los Angeles, California. (Kevork Djansezian/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta Son Heung-min mengambil langkah besar dalam kariernya dengan meninggalkan Tottenham Hotspur. Penyerang Korea Selatan itu kini resmi bergabung bersama Los Angeles FC di Major League Soccer (MLS).

Kepindahan ini menyudahi perjalanan 10 tahun Son bersama klub London Utara tersebut. Ia tercatat tampil dalam 454 pertandingan dan mencetak 173 gol untuk Tottenham.

LAFC menebus sang pemain dengan biaya transfer mencapai 26 juta dolar AS (sekitar 18,7 juta pounds), yang menjadi rekor baru dalam sejarah MLS. Son disebut siap membawa klub Amerika Serikat itu meraih gelar.

Kepada publik, pemain berusia 33 tahun itu menyatakan antusiasmenya merasakan tantangan baru di sepak bola Amerika. Ia bertekad mempersembahkan trofi bagi klub barunya.

Son juga akan bereuni dengan mantan rekannya di Tottenham, Hugo Lloris, yang lebih dulu bergabung dengan LAFC pada musim ini.


Tantangan Baru di Amerika Serikat

Penyerang Korea Selatan, Son Heung-min, resmi bergabung dengan Los Angeles FC, mengakhiri kiprahnya selama satu dekade di Tottenham Hotspur. (LAFC)

Son Heung-min mengaku bangga bisa bergabung dengan klub yang memiliki ambisi besar. Ia menilai Los Angeles sebagai kota dengan sejarah kejayaan olahraga yang kuat.

Ia pun ingin menuliskan babak baru dalam kariernya bersama LAFC. Dengan pengalamannya di Eropa, Son optimistis mampu membawa klub berbicara banyak di MLS.

"Saya sangat bangga bergabung dengan LAFC, klub dengan ambisi besar di kota olahraga yang ikonik," kata Son.

“Los Angeles punya sejarah juara yang kaya dan saya datang untuk menulis bab berikutnya. Saya siap menghadapi tantangan baru di MLS,” lanjutnya.

“Saya datang untuk mengangkat trofi dan memberikan segalanya untuk klub, kota, dan para penggemar.”


Tinggalkan Tottenham Sebagai Legenda

Penampilan terakhir Son Heung-min bersama The Lilywhites terjadi dalam laga pramusim melawan Newcastle United di Seoul World Cup Stadium, Minggu (3/8/2025). (Patrick T. Fallon/AFP)

Son meninggalkan Tottenham dengan status sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa klub tersebut. Ia mengakhiri masa baktinya dengan sempurna setelah membawa Spurs menjuarai Liga Europa musim lalu.

Gelar itu menjadi trofi pertama klub sejak 17 tahun terakhir, sekaligus penutup manis bagi kariernya di London Utara. Ketua Tottenham, Daniel Levy, memberikan penghormatan tinggi kepada sang pemain.

“Sonny adalah salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam Lilywhite,” ucap Levy.

“Ia bukan hanya pemain berbakat luar biasa, tapi juga sosok manusia luar biasa yang menginspirasi banyak orang.

“Sonny telah memberikan begitu banyak hal untuk klub ini, baik di dalam maupun luar lapangan,” tegas Levy.

“Kami mendoakan yang terbaik untuknya dan dia akan selalu diterima kembali sebagai bagian keluarga Spurs.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya