PR Terakhir Manchester United: Siapa Pendamping Bruno Fernandes di Lini Tengah?

Manchester United tutup tur AS dengan hasil positif, tapi Ruben Amorim masih cari kombinasi lini tengah ideal sebelum Premier League dimulai.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 06 Agustus 2025, 14:57 WIB
Bruno Fernandes dari Manchester United menyapa setelah pertandingan Premier League Summer Series antara Manchester United dan Everton FC di Stadion Mercedes-Benz pada 3 Agustus 2025 di Atlanta, Georgia. (AJ Reynolds/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta Tur pramusim Manchester United di Amerika Serikat ditutup dengan hasil imbang 2-2 kontra Everton di Atlanta. Hasil tersebut memastikan gelar Premier League Summer Series jatuh ke tangan mereka, usai mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan.

Ruben Amorim memanfaatkan pramusim sebagai ajang eksperimen. Dalam empat laga pramusim sejauh ini, termasuk partai pembuka melawan Leeds di Stockholm, ia sudah melakukan 18 pergantian pemain di starting XI. Tujuannya jelas: Menguji sebanyak mungkin pemain sebelum laga pembuka kontra Arsenal.

Namun di tengah banyaknya rotasi, satu area justru minim variasi: lini tengah. Amorim hanya mencoba dua pasangan gelandang tengah sepanjang pramusim, yakni Bruno Fernandes-Casemiro dan Kobbie Mainoo-Manuel Ugarte.


Ugarte Dikritik, Mainoo Tampil Menjanjikan

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes melompat ke pelukan Diogo Dalot saat merayakan gol ketiga mereka pada pertandingan pekan ke-29 Premier League 2024/2025 melawan Leicester City di King Power Stadium, Inggris pada 16 Maret 2025 waktu setempat atau Senin (17/3/2025) dini hari WIB. (Adrian Dennis/AFP)

Pasangan Mainoo dan Ugarte tampil solid saat melawan West Ham. Keduanya menunjukkan kontrol tempo permainan yang meyakinkan dan memberikan dinamika yang dibutuhkan di lini tengah.

Namun performa menurun saat menghadapi Everton. Ugarte tampil kurang rapi dan kerap kehilangan bola, termasuk saat Everton menyamakan kedudukan melalui Iliman Ndiaye. Kritik terhadap kemampuannya dalam penguasaan bola pun kembali mengemuka, meski ia solid secara defensif.

Sementara itu, Mainoo tampil nyaman sebagai gelandang nomor 8, memberikan energi dan umpan progresif. Meski posisi jangka panjangnya di bawah Amorim belum pasti, performanya cukup menjanjikan untuk dijadikan opsi utama.


Fernandes Main, Tapi Siapa Pasangannya?

Gol Bruno Fernandes dari titik putih berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-88. Dua menit kemudian, Amad Diallo mencetak gol kemenangan yang sensasional di akhir pertandingan untuk Manchester United, juara Liga Inggris 20 kali itu. (Paul ELLIS/AFP)

Kedatangan Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha memberi petunjuk baru dalam susunan lini serang United. Keduanya kemungkinan akan diplot sebagai duo playmaker, membuat Bruno Fernandes digeser lebih ke dalam sebagai gelandang.

Fernandes telah tampil dua kali dalam peran tersebut selama pramusim, didampingi Casemiro. Namun belum ada jaminan bahwa gelandang Brasil itu akan tetap menjadi pilihan utama saat musim dimulai.

Yang menarik, Fernandes dan Mainoo belum pernah dimainkan bersamaan di lini tengah sejauh ini. Padahal, banyak pendukung berharap Mainoo bisa menjadi bagian dari starting XI utama. Namun, kekhawatiran terhadap minimnya aspek defensif jika keduanya dipasangkan membuat Amorim tampak ragu.

Dengan bursa transfer masih terbuka hingga 1 September, United diyakini akan mencari satu gelandang lagi yang bisa memberikan keseimbangan: Agresif, mampu mengolah bola, dan kuat dalam bertahan. Tapi menemukan profil lengkap seperti itu bukan perkara mudah, dan tentu tidak murah.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya