Miris, Warga Gaza Punguti Biji Kacang Sisa Pecahan Bantuan Pangan yang Dikirim via Udara

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 06 Agustus 2025, 10:45 WIB
Warga Gaza Punguti Sisa Pecahan Bantuan Pangan yang Dikirim via Udara
Bantuan kemanusiaan terus dijatuhkan dari udara ke Jalur Gaza oleh sejumlah negara dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi hambatan pengiriman melalui jalur darat yang masih dibatasi oleh militer Israel. Meski demikian pengiriman bantuan lewat jalur udara menuai sorotan dan kritik tajam terkait efektivitas dalam menjangkau warga Gaza yang membutuhkan. Sejumlah pakar dan warga Gaza mengatakan bahwa bantuan udara jauh kurang efektif dibandingkan konvoi truk. Beberapa palet makanan hancur berkeping-keping ketika kerumunan orang bergegas berebut mengambil bantuan. Bahkan diketahui, beberapa palet yang dijatuhkan melalui udara awal pekan ini telah jatuh ke laut. Dan, setidaknya ada satu palet yang dijatuhkan mengenai dan menewaskan warga Palestina di Gaza.
Para perempuan Palestina memungut kacang-kacangan atau beras di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, usai misi penerjunan bantuan lewat udara di atas wilayah Palestina yang dikepung Israel pada 5 Agustus 2025. (Eyad BABA/AFP)
Bantuan kemanusiaan terus dijatuhkan dari udara ke Jalur Gaza oleh sejumlah negara dalam beberapa hari terakhir. (Eyad BABA/AFP)
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi hambatan pengiriman melalui jalur darat yang masih dibatasi oleh militer Israel. (Eyad BABA/AFP)
Meski demikian pengiriman bantuan lewat jalur udara menuai sorotan dan kritik tajam terkait efektivitas dalam menjangkau warga Gaza yang membutuhkan. (Eyad BABA/AFP)
Sejumlah pakar dan warga Gaza mengatakan bahwa bantuan udara jauh kurang efektif dibandingkan konvoi truk. (Eyad BABA/AFP)
Diketahui, beberapa palet yang dijatuhkan melalui udara awal pekan ini telah jatuh ke laut. Bahkan, setidaknya ada satu palet yang dijatuhkan mengenai dan menewaskan warga Palestina di Gaza. (Eyad BABA/AFP)
Beberapa palet makanan hancur berkeping-keping ketika kerumunan orang bergegas berebut mengambil bantuan. (Eyad BABA/AFP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya