Ada Mural One Piece di Jalanan Kampung Solo, Wali Kota Respati Ardi: Keren, Apik!

Sebuah mural bertema One Piece tergambar nyata di kawasan Kampung Losari RT 04/RW 02, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Bentuk kreativitas atau provokasi?

oleh Fajar AbroriDiperbarui 05 Agustus 2025, 09:17 WIB
Sebuah mural bertema One Piece tergambar nyata di kawasan Kampung Losari RT 04/RW 02, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. (Liputan6.com/ Fajar Abrori)

Liputan6.com, Solo - Sebuah mural bertema One Piece dalam film anime yang diadaptasi dari komik Jepang (manga) yang bertema bajak laut tergambar nyata di kawasan Kampung Losari RT 04/RW 02, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, pada Senin (4/8/2025).

Mural One Piece terlihat digambar di atas jalan. Di bagian atas mural bertema bajak laut itu terlihat tulisan 'HUT RI 80' dengan warna cat merah dilapisi warna putih. Hingga Senin pukul 15.00 WIB, mural tersebut masih terpampang utuh di atas jalan kampung tersebut.

Ketua RT 04/RW 02 Kampung Losari, Hendoro mengatakan, mural tersebut dibuat oleh pemuda di kampung tersebut saat melakukan kerja bakti pada Minggu malam (3/8/2025). Pada saat itu para pemuda meminta izin kepada dirinya untuk membuat lukisan. Tetapi dirinya tidak mengetahui terkait tema mural yang digambarnya.

"Saya juga kurang tahu itu gambar apa (One Piece). Yang jelas, kemarin kan minta mau kerja bakti malam-malam bikin lukisan, lukisan itu lho. (Lukisan apa?) Saya juga nggak tahu. Itu dibuat warga sini pada Minggu malam," kata Hendoro, Senin (4/8/2025).

Hendoro juga mengatakan, tingkat kreativitas anak-anak muda di Kampung Losari memang cukup bagus. Aksi mural para pemuda itu juga bagian dari carara untuk memeriahkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Mereka memang inisiatif buat gambar-gambar itu untuk mengisi meriahnya HUT," ujarnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Solo Respati Ardi tidak melarang pengibaran bendera One Piece menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Nggak (melarang bendera One Piece), keren, apik. Yang penting Indonesia harus yang utama. Bendera Indonesia, bendera lambang negara yang dilindungi Undang-Undang," kata Respati Ardi usai meresmikan SPPG Kecamatan Laweyan, Solo pada Senin (4/8/2025).

Lantas, ia pun mempersilakan untuk mengibarkan bendera One Piece. Tak hanya bendera One Piece, Wali Kota Solo itu juga meminta kepada warga untuk mengibarkan bendera yang memuat tokoh-tokoh pewayangan.

"Mau masang One Piece, mau masang opo maneh ya, Gatotkaca, Ramayana apik juga. Keren," ujar dia.

 

Bentuk Kreativitas

Saat disinggung mengenai pemasangan Bendera Merah Putih dan bendera One Piece dalam satu tiang, ia mengungkapkan bahwa pemasangan bendera seperti itu sebagai bentuk kreativitas dari masyarakat dan tidak ada aturan yang melarangnya. Tetapi, Respati sekali lagi menegaskan bahwa yang diwajibkan adalah memasang bendera Merah Putih sebagai lambang negara Indonesia. 

"Kan nggak ada SOP tertulis, itu emang kreasi aja. Tapi kalau kita yang jelas wajib memasang Bendera Merah Putih itu wajib. Mau One Piece mau tokoh apa namanya, Sudiroprajan, tokoh Gilingan, tokoh Semar itu keren bagus," ucapnya.

Sedangkan adanya sejumlah pihak yang melarang pengibaran bendera One Piece, Respati menyebut bahwa hal itu tergantung dari sudut pandang untuk menyikapinya. Bahkan ia menyebut bendera One Piece dengan tokoh pewayangan itu sama dengan cerita yang terkandung di dalamnya.

"Ya tinggal sudut pandangnya aja. Ya, kalau kami itu intinya One Piece, tokoh Ramayana, tokoh pewayangan itu saya kira sama dengan cerita-ceritanya dan lain-lainnya," tegasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya