Hanya Berjarak 60 Menit, Mengapa Liverpool 2 Kali Melawan Athletic Bilbao di Hari yang Sama?

Meskipun memainkan dua pertandingan secara berurutan melawan tim yang sama terkesan ganjil, hal ini memberikan keuntungan dari sisi rotasi skuad.

oleh Asad ArifinDiperbarui 04 Agustus 2025, 23:57 WIB
Skuad Liverpool merayakan gol Florian Wirtz ke gawang Yokohama F. Marinos di laga uji coba di Jepang, Rabu (30/07/2025). (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool menjalani pramusim yang tak biasa jelang bergulirnya musim 2025/2026. Setelah menyelesaikan tur Asia dengan menghadapi tim-tim seperti AC Milan dan Yokohama FM, The Reds kembali ke Anfield dan langsung menggelar dua laga uji coba dalam satu hari melawan, Athletic Bilbao.

Laga pertama dimainkan mulai pukul 23.00 malam WIB. Setelah itu, sekitar 60 meni setelah laga usai, Liverpool akan bertemu Bilbao lagi. Jadwal unik ini menimbulkan pertanyaan, mengapa dua pertandingan digelar hanya dalam selang waktu beberapa jam saja?

Meski terlihat tak lazim, langkah ini merupakan bagian dari strategi Arne Slot untuk mematangkan timnya. Pelatih asal Belanda itu memanfaatkan momen ini untuk melihat sejauh mana perkembangan taktik dan pemahaman pemainnya.

Lebih dari sekadar persiapan teknis, dua laga ini juga menjadi cara Liverpool merangkul suporter yang telah lama menantikan kembalinya tim ke Anfield. Atmosfer stadion legendaris tersebut menjadi tempat ideal untuk membangun kembali chemistry tim.


Rotasi dan Eksperimen Jadi Kunci Arne Slot

Arne Slot, pelatih Liverpool, setelah pertandingan melawan PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Rabu dini hari WIB (12-3-2025). (Bola.com/liverpoolfc.com)

Meskipun memainkan dua pertandingan secara berurutan melawan tim yang sama terkesan ganjil, hal ini memberikan keuntungan dari sisi rotasi skuad.

Arne Slot dan pelatih Athletic, Ernesto Valverde, memanfaatkan kesempatan ini untuk menurunkan kombinasi pemain yang berbeda di setiap pertandingan.

Ini memungkinkan mereka untuk mengevaluasi pemain dalam skenario pertandingan nyata, tanpa membebani satu kelompok pemain dengan menit bermain yang berlebihan.

Selain sebagai ajang percobaan taktik, laga ganda ini juga membuka peluang bagi pemain muda dan pemain cadangan untuk tampil di depan publik Anfield. Para pemain seperti Rio Ngumoha bisa dapat sorotan dan menit bermain yang sama dengan Mohamed Salah.


Anfield Jadi Panggung Penghormatan untuk Diogo Jota

Klub yang bermarkas di Anfield itu menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi yang menimpa Diogo Jota dan saudaranya. (Paul BARKER/AFP)

Di luar sisi teknis, pertandingan ini juga dibalut suasana emosional karena menjadi momen penghormatan bagi mendiang Diogo Jota. Mantan penyerang Liverpool asal Portugal itu meninggal dunia secara mendadak, meninggalkan duka mendalam di kalangan fans dan rekan setimnya.

Sebelum laga pertama dimulai, Anfield sejenak menjadi lautan hening dan penuh penghormatan bagi Jota dan saudaranya, Andre Silva.

Karangan bunga diletakkan di lapangan sebelum kick-off untuk menghormati Jota dan saudaranya, Andre Silva. Ribuan penonton mengibarkan bendera bertuliskan nama Jota. Selain itu, stadion bergemuruh dengan lagu ‘You’ll Never Walk Alone’ yang sarat emosi, dan pertandingan dihentikan pada menit ke-20.

Sumber: GiveMeSport


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya