Liputan6.com, Jakarta Penumpukan penumpang kereta masih terjadi di Stasiun Pasar Senen akibat KA Argo Bromo Anggrek anjlok di dekat Stasiun Pegadenbaru, Subang pada Jumat (1/8/2025).
Antrean panjang terlihat di beberapa area Stasiun Senen, salah satunya loket tiket. Para penumpang bergantian melakukan refund karena belum mendapatkan kepastian mengenai jadwal keberangkatan kereta.
Advertisement
Penumpukan makin parah lantaran penumpang yang akan mendapat jadwal perjalanan kereta malam mulai berdatangan. Mereka tertahan di gate tiket dan ruang tunggu stasiun.
"Tadi di 'gate' mau masuk ke kereta tapi ini padatnya ya di antrean cs refund itu. Penumpukan yang mau refund makin panjang. Sampai sekarang masih pada antre refund," kata Aning, salah satu penumpang KA Senja Utama Jogja tujuan Purwokerto saat dihubungi Liputan6.com.
Aning mengatakan, total ada 6 perjalanan dari Stasiun Pasar Senin ke beberapa daerah di Jawa dan sebaliknya yang batal berangkat karena insiden KA Argo Bromo.
"Jadi 6 perjalanan ya yang belum jalan. Penumpang sudah datang, kereta batalin. Semua arah selatan ke Jakarta tertahan, dari Jakarta ke Selatan tertahan," kata Aning.
Petugas Sigap Update Informasi
Sejauh ini, kata Aning, petugas cukup sigap memberikan update informasi kepada penumpang. Sekitar 15 menit sekali, ada petugas yang memberikan informasi terkait perbaikan jalur maupun jadwal perjalanan kereta.
Selain itu, penumpang yang menunggu mendapatkan makanan ringan dari petugas sebagai kompensasi penundaan keberangkatan.
"Pengumuman di stasiun sampai jam 10 kan masuknya beberapa menit sekali cukup sering memberikan informasi kasih update kereta pembatalan," tutur dia.
Bagi mereka yang ingin refund tiket, kata Aning, petugas menyediakan sejumlah loket customer service. Penumpang kereta hanya perlu menunjukkan tiket dan KTP saat mengajukan refund. Refund akan diberikan 100 persen.
"Syarat refund cuma tiket dan KTP saja," kata Aning.
Penumpang Pilih Menginap di Stasiun
Aning mengaku sudah hampir lima jam menunggu di Stasiun Senen. Dia dan sejumlah penumpang berencana untuk menginap sampai kereta bisa kembali diberangkatkan.
"Aku tetap tunggu di Stasiun, sama kayak beberapa orang yang bertahan. Akan menginap di Stasiun. Saya tunggu sampai ada kereta baru atau yang ke sana," ujar Aning.
Sejauh ini, kondisi penumpang di Stasiun Senen masih kondusif meski sempat diwarnai protes ke petugas. Penumpang memilih menunggu sampai ada kabar baik keberangkatan kereta.
"Sekilas terkendali. Paling marah-marah biasa abis itu ya mau gimana lagi," tutup Aning.
Perbaikan Jalur Memakan Waktu 10 Jam
VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba melaporkan, insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek ini menyebabkan gangguan sementara pada jalur hulu dan hilir. Namun, petugas memastikan bahwa upaya perbaikan segera dilakukan dengan estimasi waktu perbaikan sekitar 8-10 jam.
"KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi memastikan perjalanan kereta lainnya tetap terlayani," ujar Anne.
KAI sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini. Anne berjanji KAI akan memberikan pembaruan lebih lanjut segera setelah kami memperoleh informasi lebih lanjut. KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.
"Untuk perjalanan kereta api, kami akan terus memberikan informasi pembaruan terkini kepada pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan yang terdampak," tutup Anne.