Justin Timberlake Ungkap Dirinya Idap Lyme Disease, Sering Mengalami Rasa Sakit Hebat Saat Manggung

Penyanyi Justin Timberlake mengungkap bahwa dirinya mengidap Lyme disease. Meski mengalami nyeri saraf dan kelelahan ekstrem selama tur dunia, ia memilih tetap tampil hingga tur berakhir.

oleh Siti Naila AdzkhiaDiperbarui 01 Agustus 2025, 09:23 WIB
Justin Timberlake. (Jordan Strauss/Invision/AP)

Liputan6.com, Jakarta Justin Timberlake akhirnya buka suara soal kondisi kesehatannya yang selama ini disembunyikan dari publik. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, penyanyi berusia 44 tahun itu mengungkap bahwa ia telah didiagnosis mengidap Lyme disease, sebuah penyakit infeksi bakteri yang ditularkan melalui gigitan kutu.

Pengakuan tersebut disampaikan setelah Timberlake merampungkan tur dunia bertajuk Forget Tomorrow, yang berlangsung selama dua tahun dan resmi berakhir di Turki pada Rabu, 31 Juli 2025.

"Seperti yang kalian tahu, aku orang yang cukup tertutup. Namun, saat merenungkan tur dan tur festival ini – aku ingin bercerita sedikit tentang apa yang sedang terjadi padaku. Di antara banyak hal, aku sedang berjuang melawan beberapa masalah kesehatan, dan didiagnosis menderita penyakit Lyme -— dan ini saya ungkap bukan agar Anda merasa kasihan –– tetapi untuk menjelaskan apa yang saya hadapi," tulis Justin dalam unggahannya pada Jumat (1/8/2025).

Dalam pernyataannya, pelantun “Cry Me A River” ini mengaku kerap mengalami nyeri saraf hebat, kelelahan ekstrem, dan gangguan fisik lainnya selama tampil di atas panggung.

"Kalau Anda pernah mengalami penyakit ini atau mengenal seseorang yang mengalaminya — maka Anda tahu: hidup dengan penyakit ini bisa sangat melelahkan, baik secara mental maupun fisik," kata dia. 


Gejala Tak Terlihat, Tapi Menyiksa

Justin Timberlake (Christopher Polk / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Dalam keterangan yang ditulisnya, suami menjelaskan bahwa ia sudah lama merasakan penurunan kondisi fisik tanpa tahu penyebab pastinya. Ia kerap merasa lelah berlebihan, nyeri saraf mendadak, dan bahkan kesulitan menjalani pertunjukan.

“Saya merasa aneh, seperti tubuh saya menolak untuk bekerja sama,” tulisnya. Setelah menjalani pemeriksaan medis, ia akhirnya menerima diagnosis Lyme disease. Penyakit ini memang kerap sulit dikenali karena gejalanya bisa mirip dengan penyakit lain.


Tetap Lanjut Tur Dunia Meski Sakit

Menghadapi kenyataan pahit tersebut, Timberlake sempat berada di titik pertimbangan besar: menghentikan tur dunia atau melanjutkan sambil menanggung rasa sakit.

Keputusan akhirnya adalah tetap berjalan. “Saya tahu bahwa kebahagiaan yang saya dapatkan dari tampil jauh lebih kuat daripada stres fisik sesaat,” ungkapnya.

Lanjut Baca:

Keputusan ini bukan tanpa konsekuensi. Ia harus menjalani berbagai penyesuaian selama di atas panggung, menahan nyeri, dan mengatur energi sebaik mungkin. Namun bagi Timberlake, pengalaman dua tahun tersebut justru membuktikan kekuatan mental dan dedikasi terhadap profesi yang ia cintai.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya