Liverpool Mode Sultan: Tak Cuma Beli Pemain, Sekarang Juga Mau Beli Klub

Pemilik raksasa Premier League Liverpool yakni Fenway Sports Group (FSG) dikabarkan tengah berusaha mengakuisisi klub Spanyol, Getafe.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 31 Juli 2025, 23:47 WIB
Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Pemilik raksasa Premier League Liverpool yakni Fenway Sports Group (FSG) dikabarkan tengah berusaha mengakuisisi klub Spanyol, Getafe.

Liverpool kembali menegaskan status barunya sebagai klub sultan di Eropa. Musim panas 2025 ini, mereka telah menghamburkan ratusan juta pounds untuk memperkuat skuadnya.

Salah satu transfer paling mencolok adalah perekrutan Florian Wirtz yang kabarnya menelan biaya selangit. Langkah ambisius ini tak berhenti di situ karena Liverpool juga sedang berusaha mendatangkan Alexander Isak dari Newcastle dengan mahar lebih dari 100 juta pounds.

Langkah transfer masif ini memperlihatkan betapa agresifnya The Reds di era baru mereka. Dana besar yang digelontorkan bukan hanya untuk memburu trofi, tapi juga menunjukkan keseriusan membangun dinasti sepak bola.

Namun, ambisi Liverpool tak lagi sekadar soal belanja pemain mahal. Mereka kini mulai menjajaki langkah lebih besar yang berpotensi mengubah peta kekuasaan mereka dalam industri sepak bola global.


Bukan Cuma Beli Pemain, Liverpool Kini Incar Klub Spanyol

Pemain depan Getafe asal Dominika Peter Gonzalez (2R) menerima kartu kuning selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Getafe CF dan Real Madrid CF di stadion Coliseum Alfonso Perez di Getafe, pada 23 April 2025.Thomas COEX / AFP

Liverpool menunjukkan ambisi luar biasa dengan mencoba merambah ranah kepemilikan klub lain. Kali ini FSG selaku pemilik The Reds dilaporkan sedang membidik klub La Liga, Getafe.

Menurut laporan dari Goal International, FSG ingin mengakuisisi Getafe sebagai bagian dari rencana membentuk jaringan multi-klub. Meskipun Presiden Getafe, Angel Torres, menegaskan bulan lalu bahwa klubnya tidak dijual, niat FSG tak luntur sedikit pun.

Getafe memang bukan klub besar di Spanyol, tetapi memiliki stabilitas yang menjadikannya aset menarik untuk ekspansi. Ketertarikan FSG kepada Getafe dipandang sebagai langkah strategis dalam jangka panjang.


Valuasi Klub Turun, FSG Terus Goda Getafe

John W. Henry - Pemilik utama Liverpool FC ini berada di barisan terdepan atas terselenggaranya Liga Super Eropa. Pria asal Amerika Serikat ini juga memegang jabatan sebagai wakil presiden Liga Super Eropa. (AFP/Oli Scarff)

Laporan terbaru menyebut bahwa FSG terus berupaya membujuk Getafe agar bersedia dijadikan bagian dari portofolio klub mereka. Salah satu faktor yang membuat pembicaraan ini kembali menghangat adalah penurunan valuasi klub.

Angel Torres sebelumnya menetapkan harga Getafe sebesar 160 juta pounds. Namun kini, angka itu telah diturunkan menjadi hanya 100 juta pounds.

Penurunan valuasi ini membuka peluang negosiasi lebih terbuka bagi pihak Liverpool. Strategi FSG juga selaras dengan pernyataan Michael Edwards, CEO sepak bola Liverpool, yang menyebut perluasan portofolio adalah bagian penting dari proyek jangka panjang.

Lanjut Baca:

"Komitmen untuk mengakuisisi dan mengawasi klub tambahan menjadi faktor besar dalam keputusan saya (kembali ke Liverpool)," kata Edwards dalam pernyataan resminya awal tahun ini. Ia menambahkan bahwa investasi semacam ini penting agar tetap kompetitif di level tertinggi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya