Watkins dan Sesko Masuk Radar MU, tapi Siapa yang Lebih Cocok?

Manchester United incar Ollie Watkins dan Benjamin Sesko untuk memperkuat lini depan. Tapi harga tinggi dan saingan berat jadi tantangan besar.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 30 Juli 2025, 13:08 WIB
Penyerang Inggris, Ollie Watkins merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Belanda pada semifinal Euro 2024, Kamis (11/7/2024) dini hari WIB. (Friso Gentsch/dpa via AP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali berburu striker. Dua nama kini masuk daftar utama mereka: Ollie Watkins dari Aston Villa dan Benjamin Sesko dari RB Leipzig.

Keduanya tampil tajam musim lalu, tapi tak mudah didatangkan ke Old Trafford. Watkins dilabeli harga tinggi dan Villa ogah melepas, sementara Sesko juga dibidik Newcastle.

MU sadar bahwa penambahan pemain baru perlu ditopang oleh penjualan pemain yang tak lagi dibutuhkan. Tapi waktu terus berjalan dan jendela transfer makin mendekati tenggat.

Di tengah tekanan performa dan kebutuhan strategi baru, keputusan soal striker jadi krusial bagi Ruben Amorim. Siapa yang paling pas?


Watkins dan Sesko Jadi Target Serius MU

Di posisi kedua ditempati oleh striker Aston Villa asal Inggris, Ollie Watkins yang total telah mencetak 19 gol sejauh ini dari 32 laga, di mana ia hanya absen satu kali membela The Villans saat kalah 1-4 dari Manchester City pada pekan ke-31. Dalam dua laga teranyar, ia selalu mencetak gol, yaitu dua gol saat bermain imbang 3-3 dengan Brentford (6/4/2024) dan satu gol saat mengalahkan Arsenal 2-0 (14/4/2024). (AFP/Oli Scarff)

Manchester United mulai memfokuskan radar transfer mereka pada dua penyerang: Ollie Watkins dan Benjamin Sesko. Keduanya dipertimbangkan sebagai opsi utama jika klub memutuskan menambah kekuatan lini depan.

Namun tak ada yang mudah dalam proses negosiasi. Aston Villa bersikukuh tak ingin melepas Watkins, meski tekanan bisa berubah seiring mendekatnya tenggat transfer. United pun menilai harga £60 juta terlalu tinggi untuk pemain berusia 29 tahun itu.

Sementara itu, Benjamin Sesko dinilai sebagai prospek jangka panjang. Pemain Slovenia ini diminati Newcastle dan tampil tajam musim lalu dengan 13 gol dalam 33 laga Bundesliga.

Situasi ini menempatkan MU dalam posisi menunggu dan menimbang. Mereka harus melepas pemain-pemain tidak terpakai terlebih dahulu untuk membuka ruang anggaran.


Performa Hojlund Jadi Sorotan

Benjamin Sesko, striker muda Slovenia berusia 20 tahun yang kini tengah menjalani musim pertama bersama RB Leipzig di Bundesliga total telah mencetak 7 gol dari 22 laga di semua ajang. Kekurangan menit bermain akibat hanya jadi pilihan kedua di RB Leipzig, membuat sang pemain diyakini akan menerima tawaran Manchester United untuk hengkang pada bursa transfer Januari 2024. MU pun harus bersaing dengan beberapa klub lain yang juga meminatinya, seperti Chelsea, Arsenal dan Newcastle United. (AFP/Ronny Hartmann)

Rasmus Hojlund masih menjadi pilihan utama Amorim di lini depan. Namun performanya belum mampu memberi rasa aman, terutama setelah musim lalu hanya mencetak 10 gol dari 52 penampilan di semua kompetisi.

Meski dipuji atas kontribusi fisik dan kecepatannya dalam laga uji coba kontra West Ham, Hojlund masih belum mencetak gol di pramusim. Satu peluang besar yang gagal dikonversi juga menuai reaksi kecewa dari sang pelatih.

MU telah mendatangkan dua penyerang baru, Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Namun keduanya diproyeksikan untuk posisi nomor 10, bukan ujung tombak utama.

Situasi ini membuka ruang bagi klub untuk mencari striker baru yang benar-benar cocok dengan skema permainan Amorim.

Lanjut Baca:

Secara statistik, Watkins dan Sesko tampil lebih tajam dibanding Hojlund musim lalu. Watkins mencetak 16 gol di Premier League, sementara Sesko mencatat 13 gol untuk Leipzig. Hojlund hanya menyumbang 4 gol di liga domestik. Watkins dikenal sebagai penyerang yang juga piawai dalam memberi assist dan membuka ruang. Namun gaya mainnya lebih mengandalkan pergerakan tanpa bola ketimbang duel fisik. Sesko, dengan tubuh tinggi, memberikan keunggulan dalam duel udara dan mampu bermain sebagai target man. Ia nyaman bermain membelakangi gawang dan mampu mencetak berbagai tipe gol. Dengan gaya bermain yang lebih komplet dan usia yang lebih muda, Sesko mungkin lebih sesuai dengan kebutuhan MU. Namun banderol £87 juta dari Leipzig jadi penghalang besar.    

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya