Filipina Keluarkan Peringatan Tsunami Akibat Gempa Magnitudo 8,8 di Rusia

Filipina peringatkan warga yang tinggal di pesisir laut Filipina untuk mengevakuasi diri.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiperbarui 30 Juli 2025, 12:27 WIB
Ilustrasi Tsunami Credit: pexels.com/Ray

Liputan6.com, Manila - Pemerintah Filipina melalui Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengeluarkan peringatan tsunami pada Rabu (30/7/2025) menyusul gempa bumi dahsyat yang mengguncang lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka, Rusia.

Gempa yang dicatat oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) berkekuatan magnitudo 8,8 itu terjadi dengan pusat gempa berada sekitar 136 kilometer sebelah timur kota Petropavlovsk, Kamchatka, pada kedalaman 19 kilometer.

Phivolcs memperingatkan masyarakat di wilayah pesisir Filipina yang menghadap langsung ke Samudra Pasifik untuk mewaspadai potensi tsunami, dikutip dari laman Newsinfo.inquirer.net, Rabu (30/7).

Gelombang diperkirakan memiliki ketinggian kurang dari satu meter dan bisa tiba di perairan Filipina antara pukul 13.00 hingga 14.00 waktu setempat, Rabu (30/7) siang ini.

"Warga di daerah pesisir diminta untuk tidak berada di pantai dan menjauhi garis pantai hingga peringatan dicabut," tulis Phivolcs dalam pernyataannya.

Peringatan juga ditujukan kepada para pemilik kapal yang berada di pelabuhan, muara, atau perairan pantai dangkal. Mereka diminta mengamankan kapal-kapal dan menjauh dari tepian pantai. Sementara itu, kapal yang sudah berada di laut disarankan tetap berada di perairan dalam dan tidak kembali ke daratan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Meski tidak diharapkan terjadi tsunami besar, otoritas Filipina tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi arus kuat dan perubahan tiba-tiba pada permukaan laut.

Belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini, namun beberapa negara di kawasan Pasifik termasuk Australia dan Jepang juga tengah memantau perkembangan dan telah menyiagakan sistem peringatan dini mereka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya