Liputan6.com, Jakarta- Prestasi membanggakan diukir Tim sepak bola usia dini dari Jakarta Islamic School (JISc). Mereka lagi-lagi menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. JISc Soccer Club sukses menyabet juara pertama kategori U-11 dalam ajang Penang Cup 2025, turnamen bergengsi yang berlangsung di Penang, Malaysia, pada 19–20 Juli 2025.
Turnamen ini mempertemukan berbagai akademi dan sekolah sepak bola dari negara-negara Asia, menjadi ajang bergengsi untuk unjuk kemampuan talenta muda dalam atmosfer kompetitif yang sehat dan sportif.
Advertisement
Pelatih JISc Soccer Club, Chiven Tria Enduro, mengapresiasi perjuangan anak-anak didiknya yang tampil penuh semangat dan konsisten sejak fase awal hingga partai final.
"Kami sangat bangga dengan perjuangan anak-anak. Mereka menunjukkan karakter yang kuat dan kerja sama tim yang luar biasa," kata dia.
"Kemenangan ini bukan hanya soal trofi, tapi tentang semangat untuk bangkit, belajar dari kekalahan, dan tidak menyerah," ujarnya menambahkan.
Menariknya, JISc Soccer Club menjadi satu-satunya tim ekskul sekolah yang turut bertanding di antara dominasi tim dari akademi-akademi profesional.
Pengalaman Berharga
Ini menjadi pembuktian bahwa institusi pendidikan juga bisa mencetak atlet muda berprestasi jika didukung sistem pelatihan dan semangat yang tepat.
Tak hanya berkompetisi, keikutsertaan mereka juga memberikan pengalaman internasional berharga bagi 12 pemain yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
"Kami ingin anak-anak bukan hanya bertanding, tetapi juga belajar nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan kepemimpinan," tambah Chiven.
Apresiasi Pemda DKI Jakarta
Sebagai bentuk apresiasi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, turut hadir ke kampus JISc Kalimalang untuk menyerahkan langsung trofi dan medali kemenangan kepada para pemenang, Senin, 28 Juli 2025.
Kehadiran Dispora DKI mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan atlet muda dari lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah Jakarta Islamic School, Nana Nurdiana, M.Pd, turut menyampaikan rasa bangganya atas capaian anak didiknya.
"Ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir. Perjalanan masih panjang. Terus semangat dan terus berlatih,” ujarnya penuh motivasi.