Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia olahraga hiburan. Hulk Hogan, legenda gulat profesional, juara dunia WWE 12 kali, sekaligus ikon televisi, dilaporkan telah meninggal dunia pada usia 71 tahun.
TMZ mengabarkan, Kamis (24/7/2025) malam WIB, tim medis dikerahkan ke rumah Hogan di Florida setelah ia diduga mengalami henti jantung dan kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan tandu.
Advertisement
Hulk Hogan, yang memiliki nama asli Terrence Gene Bollea, adalah sosok sentral dalam perkembangan WWE menjadi industri hiburan miliaran dolar seperti saat ini.
Dengan tinggi mencapai sekitar 198cm dan berat lebih dari 135kg, Hogan terkenal dengan julukan "Wrestling’s Top Banana” setelah tampil di sampul Sports Illustrated pada tahun 1985. Ia didaulat sebagai “Babe Ruth” dalam dunia gulat, tokoh yang membawa industri ini ke level baru dan menempatkan gulat di peta hiburan global.
Selama 35 tahun berkarier hingga pensiun pada 2012, Hogan dikenal dengan penampilannya yang teatrikal, termasuk gaya bicara lantang, kostum mencolok seperti tank top merah dan celana kuning, serta kebiasaan membawa boa merah di leher.
Juga dijuluki "24-inch pythons" untuk otot bisepnya, ia menjadikan pertarungan melawan lawan-lawan ternama seperti Sgt. Slaughter, André the Giant, hingga Dwayne “The Rock” Johnson sebagai tontonan menarik.
Selain sukses di ring, Hogan turut berkiprah di dunia hiburan. Ia membintangi 15 film, dimulai dari Rocky III (1982) bersama Sylvester Stallone yang memujinya sebagai lawan main. Hogan juga muncul di berbagai acara populer seperti The Love Boat, WWE Raw, hingga membintangi reality show “Hogan Knows Best” di VH1 bersama keluarganya.
Jejak Pribadi dan Kontroversi
Hogan lahir di Augusta, Georgia, pada 11 Agustus 1953. Masa kecilnya di Tampa, Florida, diwarnai lika-liku, termasuk pernah dibully karena postur tubuh besar. Ia mulai mengenal gulat sejak SMA dan melanjutkan karier di berbagai ajang lokal dengan berbagai nama panggung sebelum akhirnya direkrut oleh Vince McMahon Sr. yang memberinya nama "Hogan".
Walau menjadi idola, hidup Hogan tak lepas dari kontroversi. Ia sempat mengaku menggunakan steroid, terseret skandal seks, bahkan terungkap menggunakan bahasa rasis yang sempat membuatnya dikeluarkan dari WWE pada 2015. Namun tiga tahun kemudian, setelah menyampaikan permintaan maaf dan aktif berkegiatan sosial, WWE menerima kembali Hogan ke Hall of Fame.