Iran Klaim Hadang Kapal Perang AS di Teluk Oman

Bagaimana respons AS atas klaim Iran ini? Simak penjelasannya berikut ini!

oleh Khairisa FeridaDiperbarui 24 Juli 2025, 07:29 WIB
Ilustrasi Iran dengan ibu kota Teheran. (Dok. AP)

Liputan6.com, Teheran - Sebuah helikopter Angkatan Laut Iran menghadang kapal perang Amerika Serikat (AS) yang mencoba mendekati perairan teritorial Iran di Teluk Oman pada Rabu (23/7/2025). Demikian dilaporkan televisi pemerintah Iran seperti dilansir AP.

Insiden ini merupakan pertemuan langsung pertama yang dilaporkan antara pasukan Iran dan AS sejak perang 12 hari antara Iran dan Israel, yang juga melibatkan serangan pengebom B-52 AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pasukan Iran mengirim helikopter untuk menghadang kapal perusak Angkatan Laut AS yang diidentifikasi sebagai USS Fitzgerald yang mendekati perairan sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa helikopter itu terbang langsung di atas kapal AS dan mengeluarkan peringatan agar menjaga jarak. Dalam apa yang digambarkan sebagai komunikasi yang tegang, kapal perang AS dilaporkan mengancam menargetkan pesawat Iran jika tidak meninggalkan area tersebut.

Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) membantah laporan ketegangan tersebut dan menyebut pertemuan keduanya sebagai "interaksi yang aman dan profesional".

Insiden itu, menurut CENTCOM, tidak berdampak pada misi USS Fitzgerald. CENTCOM menyatakan bahwa setiap laporan yang mengklaim sebaliknya adalah kebohongan dan merupakan upaya Iran untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan.

Laporan televisi pemerintah Iran menyebutkan bahwa sebagai tanggapan terhadap ancaman dari kapal perang AS, pasukan pertahanan udara Iran mengumumkan bahwa helikopter tersebut berada dalam perlindungan penuh sistem pertahanan udara terpadu Iran.

"Akhirnya, USS Fitzgerald mundur ke arah selatan," kata laporan itu.

Belum jelas seberapa dekat kapal perang AS tersebut berada dari perairan teritorial Iran.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya