Catatan-catatan Menarik dari Laga Indonesia U-23 vs Malaysia U-23: Tangan Sigap Cahya Supriadi, Hokky Tumbangkan Kiper Malaysia

Laga panas antara Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Malaysia U-23 di Piala AFF U-23 2025 menyuguhkan berbagai catatan yang menarik perhatian.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 22 Juli 2025, 07:59 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-23, Robi Darwis (kiri) berebut bola dengan pemain Malaysia, Muhammad Hakimi dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta  Laga panas antara Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Malaysia U-23 di Piala AFF U-23 2025 menyuguhkan berbagai catatan yang menarik perhatian. Pertandingan ini digelar pada Senin (21/07/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pukul 20.00 WIB.

Laga tersebut menjadi bagian dari matchday ketiga Grup A dan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Timnas Indonesia U-23 tampil dominan dalam penguasaan bola dan kerap menekan lini belakang Malaysia.

Namun, meski saling serang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, kedua tim gagal mencetak gol sepanjang 90 menit pertandingan. Laga pun berakhir imbang 0-0 tanpa gol yang tercipta.

Di balik skor kaca mata tersebut, ada sejumlah insiden dan aksi menarik di atas lapangan yang patut disorot. Beberapa mungkin luput dari pandangan, namun layak diulas kembali untuk Anda.


Tensi Meninggi Akibat Kartu Kuning Awal

Pemain Timnas Indonesia U-23, Jens Raven (tengah) dan Kadek Arel mendapatkan penjagaan dari pemain Malaysia dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Pada menit ke-6, duel di lini tengah menjadi awal ketegangan. Toni Firmansyah kehilangan bola usai ditekan Fergus Tierney.

Bola liar kemudian dikejar oleh Ziad dan Hannan secara bersamaan. Namun Ziad melakukan pelanggaran keras terhadap Hannan.

Wasit tanpa ragu mengganjar Ziad dengan kartu kuning. Keputusan itu langsung memicu reaksi keras dari para pemain Malaysia U-23 yang memprotes dengan lantang.


Peluang dari Hannan

Pemain Timnas Indonesia U-23, Muhammad Rayhan Hannan dijatuhkan pemain Malaysia dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Menit ke-26 menjadi momen yang hampir membuka keunggulan Indonesia. Tim Garuda Muda menyerang lewat sisi kanan melalui aksi Victor Dethan.

Dethan memotong ke tengah di depan kotak penalti sebelum menyodorkan umpan pendek. Bola diterima Rayhan Hannan dalam posisi cukup bebas.

Hannan lantas mencoba melepaskan tembakan dari dalam kotak. Namun sayangnya bola melenceng dan bahkan tak berbuah sepak pojok.


Aysar Hadi Tumbangkan Jens Raven

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim sama-sama gagal membuat gol sehingga laga berakhir dengan skor 0-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Timnas Indonesia U-23 melakukan serangan balik cepat pada menit ke-37. Setelah merebut bola dari Fergus Tierney, serangan digalang dari sektor kiri.

Bola diarahkan pada Jens Raven yang berusaha menyisir sisi sayap. Namun, ia langsung dilanggar keras oleh Aysar Hadi.

Body check itu membuat Raven tersungkur di lapangan. Wasit pun langsung mengeluarkan kartu kuning untuk bek Malaysia tersebut.


Tembakan Voli yang Belum Tepat Sasaran

Dony Tri Pamungkas menunjukkan ekspresi dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 antara Indonesia U-20 melawan Yaman U-20 pada Minggu, 29 September 2024.

Menjelang babak pertama berakhir, Indonesia U-23 mendapatkan peluang bagus dari lemparan ke dalam. Robi Darwis melempar bola dari sisi kanan pertahanan Malaysia.

Lanjut Baca:

Bola sempat coba dihalau oleh kiper Malaysia. Namun bola malah jatuh ke tengah kotak penalti. Dony Tri menyambut bola dengan tendangan voli kaki kanan. Sayangnya sepakan kerasnya melayang tinggi dan melebar dari gawang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya