Prabowo Panggil Bambang Pacul dengan Sebutan 'Korea' saat Peluncuran Koperasi Desa

Bambang Pacul hadir di acara peluncuran duduk dekat dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani dan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Ketiganya merupakan politikus PDI Perjuangan (PDIP).

oleh Lizsa EgehamDiperbarui 21 Juli 2025, 17:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengajak pimpinan lembaga ke atas panggung dalam acara peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). (YouTube Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto memanggil Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dengan sebutan 'Korea' dalam acara peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Bambang Pacul hadir di acara peluncuran duduk dekat dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani dan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Ketiganya merupakan politikus PDI Perjuangan (PDIP).

Awalnya, Prabowo menyapa para tamu undangan yang terdiri dari pimpinan lembaga negara dan menteri Kabinet Merah Putih. Saat menyapa Bambang Pacul, Prabowo pun menyinggung julukan Korea.

"Hadir Ketua DPR RI Saudari Puan Maharani, hadir Ketua DPD RI Saudara Sultan Najamudin, hadir Wakil Ketua MPR RI Saudara Bambang Wuryanto," kata Prabowo saat mengawali sambutan di peluncuran Koperasi Desa Merah Putih sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (21/7/2025).

"Kalau Pacul itu panggilan sehari-hari, Korea bukan? Ada lagi istilah Korea," sambungnya.

Usai acara, Prabowo bersama sejumlah menteri diminta untuk membunyikan sirene sebagai tanda resmi diluncurkannya 80.00 Koperasi Desa Merah Putih. Prabowo kemudian meminta Puan, Utut, dan Bambang Pacul untuk ikut naik ke atas panggung.

"Korea (Bambang Pacul), naik," ucap Prabowo Subianto.

Puan tampak berdiri di sebelah Prabowo saat peluncuran Koperasi Desa Merah Putih. Usai peluncuran, Prabowo tampak berbincang dan bercanda bersama Bambang Pacul.

Prabowo Luncurkan 80 Ribu koperasi Desa Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan kelembagaan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, Senin (21/7/2025).

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan kelembagaan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, Senin (21/7/2025). Sebanyak 108 koperasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia siap beroperasi mulai hari ini.

"Dengan mengucap, bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Senin 21 Juli 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia meluncurkan kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Prabowo saat peluncuran Koperasi Desa Merah Putih yang digelar di Klaten, Jawa Tengah.

Dia mengatakan 80.000 koperasi ini dibentuk untuk memperpendek rantai distribusi dan aliran bahan-bahan penting seperti, obat-obatan yang diperlukan oleh masyarakat desa. Dengan begitu, masyarakat akan semakin mudah mendaompat akses obat dengan harga terjangkau.

"80.000 koperasi ini adalah suatu upaya untuk kita memperpendek rantai distribusi, rantai aliran bahan-bahan yang penting bagi rakyat, obat-obat yang penting bagi rakyat kecil rakyat yang ekonominya masih remah mereka harus punya akses kepada obat-obat penting dalam harga terjangkau," ujar Prabowo.

Menurut dia, koperasi diperuntukkan bagi pihak yang lemah. Sedangkan masyarakat yang kuat tak mau berurusan dengan koperasi dan memilih untuk membangun sebuah perusahaan.

"Koperasi adalah konsep orang yang lemah, konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang lemah. Yang kuat tidak mau berurusan dengan koperasi, yang kuat tidak mau, menjadi anggota koperasi pun tidak mau," tutur Prabowo

"Kalau sudah kuat, sudah kaya, sudah punya akses ke mana-mana dia yang dia bikin itu PT, dia bikin holding, dia bikin incorporated, dia bikin limited liability company, dia bikin corporation," sambungnya.

 

Prabowo Ibaratkan Koperasi Seperti Lidi

Presiden Prabowo Subianto dalam acara peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). (Youtube Sekretariat Presiden)

Prabowo mengibaratkan koperasi seperti sebuah lidi yang apabila banyak maka menjadi barang yang dapat memperkuat ekonomi. Dia menyebut koperasi berkonsep gotong royong..

"Sama dengan konsep lidi, satu lidi lemah tidak kuat tidak ada artinya satu lidi. Tapi kalau puluhan lidi, ratusan lidi dijadikan satu, ini adalah alat yang bisa membantu kita," kata Prabowo.

"Jadi dari lemah lemah lemah lemah menjadi kekuatan ini adalah konsep koperasi. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat ini adalah konsep koperasi. Konsep koperasi adalah konsep gotong royong," pungkas Prabowo.

Infografis Presiden Prabowo Luncurkan Danantara. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya