Badan Arbitrase Olahraga Nasional: Kalau Sudah Diselesaikan di BAKI Tak Bisa ke Pengadilan

Sosialisasi Badan Arbitrase Olahraga Nasional digelar di Jakarta pada 18 uli 2025. BAKI diresmikan Menpora pada Oktober 2024.

oleh ThomasDiperbarui 19 Juli 2025, 07:46 WIB
Sosialisasi Badan Arbitrase Olahraga Nasional

Liputan6.com, Jakarta- Sejak Oktober 2024, Indonesia memiliki badan arbitrase olahraga nasional tunggal yakni BAKI (Badan Arbitrase Olahraga Nasional). Menpora Dito Ariotedjo yang meresmikan kehadiran BAKI.

BAKI sudah bekerja keras menyelesaikan berbagai permasalahan arbitrase olahraga sejak saat itu. Pada Jumat (18/7/2025), BAKI menggelar sosialisasi di Menara Olahraga Senayan. Tujuannya adalah memperkuat kolaborasi antar arbiter.

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Indonesia Anti Doping Organization (IADO) hingga perwakilan Menpora.

"Acara hari ini dimaksudkan untuk mengadakan sosiaslisasi terutama hukum acara BAKI. Dan memperkuat kolaborasi antara arbiter-arbiter supaya nanti pemeriksaan perkara di BAKI akan merupakan putusan yang final, banding dan dapat diandalkan masyarakat," ujar M. Idwan Ganie.

Meski belum genap setahun, BAKI sudah banyak bekerja menyelesaikan sengketa olahraga di Indonesia.

"Sampai sekarang sudah beberapa cabor yang ditangani persengketaannya. Seperti yang anda ketahui Arbitrase itu pnyelesaian sengketa yang rahasia sifatnya. Jadi kami tidak bisa menjelaskan banyak mengenai sengketa apa, cabang- cabang apa. Tapi memang sudah banyak cabor yang datang meminta penyelesaian sengketanya. Permasalahnnya baik mengenai persengketaan antar atlet dan klub maupun antar kepengurusan."


Keputusan Final

Pada kesempatan tersebut Ganie juga menegaskan bila BAKI merupakan lembaga tertinggi untuk menyelesaikan persengketaan di olahraga Indonesia. Keputusan yang sudah diselesaikan di BAKI pun tak bisa di bawa ke pengadilan.

"Kalau sudah diselesaikan di arbitrase tidak bisa lagi di bawa ke pengadilan. Keputusannya final. Kalau mau selesai lewat BAKI ya selesai, final," sambung Ganie.


Kelahiran BAKI

Kehadiran BAKI menjadi sejarah baru. Badan arbitrase yang mengurusi sengketa dalam lingkup olahraga di Indonesia sebelumnya adalah BAKI dan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI). Ini mengakhiri dualisme lembaga badan arbitrase sebelumnya yang eksis lebih dari satu.

"Tantangan terbesar dalam unifikasi lembaga arbitrase keolahragaan tunggal adalah faktor historis dan karakter perkara yang ditangani. Sebelumnya ada dua forum penyelesaian sengketa olahraga di BAKI yang dibentuk KOI, dan BAORI oleh KONI," kata Menpora Dito saat peluncuran BAKI 18 Oktober 2024.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya