3 Pemain Timnas Indonesia Pernah Bobol Irak dan Arab Saudi, Bisa Jadi Opsi Pengganti Ole Romeny!

Timnas Indonesia harus bersiap dengan skenario tanpa Ole Romeny dalam dua laga krusial di Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

oleh Asad ArifinDiperbarui 18 Juli 2025, 16:18 WIB
Dua pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny, merayakan gol ke gawang Bahrain dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia harus bersiap dengan skenario tanpa Ole Romeny dalam dua laga krusial di Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sang striker andalan mengalami cedera dan diragukan bisa tampil menghadapi Irak dan Arab Saudi pada Oktober 2025 nanti.

Dua pertandingan itu akan dimainkan di tempat netral dan sangat menentukan nasib Timnas Indonesia. Sebab, hanya juara grup yang akan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026. Tim asuhan Patrick Kluivert tentu tak boleh terpeleset sedikit pun.

Kehilangan Romeny tentu menjadi kerugian, tetapi tidak berarti Garuda kehabisan amunisi. Ada tiga pemain yang sudah punya catatan membobol gawang Irak dan Arab Saudi. Meski posisi mereka berbeda dengan Romeny, pengalaman dan insting gol mereka bisa sangat berguna dalam duel penentu tersebut.

Berikut tiga pemain yang bisa jadi solusi untuk Timnas Indonesia:


Marselino Ferdinan

Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, mencetak gol ke Gawang Arab Saudi pada matchday 6 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Selasa (19/11/2024) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Nama Marselino Ferdinan layak masuk daftar teratas pemain yang bisa jadi pembeda. Gelandang kreatif milik Oxford United ini tercatat sudah beberapa kali mencetak gol ke gawang tim-tim kuat Asia.

Marselino dua kali menjebol gawang Arab Saudi dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 19 November 2024. Gol pertamanya tercipta lewat sepakan keras kaki kanan setelah menerima umpan dari Ragnar Oratmangoen. Gol kedua lahir dari serangan balik cepat.

Tak hanya itu, Marselino juga pernah mencetak gol ke gawang Irak dalam ajang Piala Asia 2023. Golnya sempat membuat skor imbang 1-1, meski Indonesia akhirnya kalah 1-3. Pengalaman dan mental bertanding Marselino di laga besar jelas bisa diandalkan.


Shayne Pattynama

Selebrasi kemenangan pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama setelah berakhirnya laga putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (12/10/2023) malam WIB. Timnas Indonesia menang 6-0 atas Brunei Darussalam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Shayne Pattynama mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol pertama Indonesia pada fase kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pemain Buriram United itu membobol gawang Irak di Stadion Internasional Basra, 16 November 2023. Gol Pattynama saat itu sempat memberi harapan bagi Indonesia untuk mencuri poin, meski akhirnya kalah 1-5 dari tim tuan rumah.

Meski lebih dikenal sebagai pemain bertahan, Pattynama punya kualitas ofensif yang tak bisa dipandang remeh. Golnya ke gawang Irak menjadi bukti kemampuannya dalam mendukung serangan dari lini kedua.


Sandy Walsh

Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh dalam sesi konferensi pers jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Vietnam di ruang konferensi pers Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (20/3/2024) siang WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuard)

Bek Timnas Indonesia ini juga punya catatan manis. Sandy Walsh mencetak gol ke gawang Arab Saudi dalam laga perdana fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, 5 September 2024.

Gol tersebut memang sempat menuai perdebatan karena bola hasil tendangan Ragnar Oratmangoen membentur tubuh Walsh sebelum masuk ke gawang. Namun, secara resmi gol itu tercatat atas nama mantan pemain KV Mechelen tersebut.

Gol tersebut membawa Indonesia sempat unggul 1-0 atas Arab Saudi sebelum laga berakhir imbang 1-1. Kemampuan Walsh dalam situasi bola mati dan kontribusinya dalam menyerang bisa menjadi senjata rahasia bagi Garuda.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya