Review Drakor S Line, Saat Benang Merah Mempertontonkan Wajah Asli Manusia

Simak sinopsis dan review drakor S Line yang dibintangi Lee Soo Hyuk dan Arin Oh My Girl.

oleh Zulfa Ayu SundariDiterbitkan 18 Juli 2025, 18:00 WIB
S Line (Foto: Instagram/ wavve.official)

Liputan6.com, Jakarta Bayangkan jika benang merah yang disebut S Line tiba-tiba mencuat di atas kepala, mengungkap berapa kali berhubungan intim dan dengan siapa saja melakukannya. Jika terlihat, hal ini tentu sangat memalukan bahkan bisa jadi malapetaka bagi yang berniat merahasiakannya.

Dan Shin Hyun Heup (Arin) terlahir sebagai satu-satunya orang yang memiliki kemampuan melihat S Line dengan mata telanjang. Seiring bertambah dewasa dan mulai memahami bagaimana cara dunia bekerja, Hyun Heup menyadari dirinya berbeda. Bahkan menganggap kemampuannya sebagai kutukan setelah tragedi besar menimpa keluarganya.

Di sisi lain ada Han Ji Wook (Lee Soo Hyuk) seorang detektif yang punya banyak benang S Line di kepalanya, dan seorang guru SMA bernama Lee Kyu Jin (Lee Da Hee) yang justru tak memiliki S Line sama sekali.

Suatu hari, seseorang selain Hyun Heup dapat melihat benang-benang tersebut namun dengan bantuan kacamata. Tanpa aba-aba, kekacauan pun terjadi setelah kacamata itu berpindah-pindah tangan.

Dengan cepat serial genre thriller fantasi ini melekat di kepala penonton dan begitu masif dibicarakan di berbagai platform. Salah satu faktornya, S Line mengangkat tema cerita yang sangat segar dan memiliki premis provokatif hingga memicu rasa penasaran publik.


Karya Debut Sang Penulis sekaligus Sutradara

S Line - Lee Soo Hyuk (Foto: Instagram/ wavve.official)

Apresiasi harus diberikan kepada Ahn Ju Young yang meramu cerita dengan baik dari webcomic menjadi naskah drama dan mengeksekusinya dalam penyutradaraan yang ciamik pula. Hasilnya, tersajilah dua episode pilot berdaya magnet kuat. Faktanya, S Line adalah karya debutnya sebagai sutradara sekaligus penulis untuk series.

Gaya penuturannya tidak lambat tapi juga tidak terlampau cepat. Semua terasa tepat pada porsinya. Jika Anda bukan pembaca karya aslinya (webcomic), maka Anda akan menikmati adegan demi adegan tanpa bisa menebak-nebak kelanjutan ceritanya.

Terlebih, ketika banyak pertanyaan besar yang harus dijawab: bagaimana menghilangkan kemampuan melihat S Line? Bagaimana bisa garis-garis itu muncul? Siapa penciptanya?

Sorotan besar serial ini juga terletak pada perubahan perilaku seseorang setelah melihat kemunculan S Line dalam lingkungan sosialnya. Sikap dan tindakannya—positif atau negatif—akan menentukan jalan hidup mereka setelahnya.

Lanjut Baca:

Seperti yang dikatakan oleh sang sutradara, “Tema utamanya adalah tentang bagaimana munculnya hasrat baru di luar sifat dasar manusia, jadi saya ingin mencerminkan perubahan itu melalui karakter-karakter dalam S Line.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya