Ban Bekas Jadi Senjata Baru Lawan Abrasi di Pesisir Padang

Bantuan ban bekas dimanfaatkan untuk inovasi Appostraps, sebuah metode sederhana namun efektif untuk mitigasi abrasi di pesisir.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 17 Juli 2025, 20:30 WIB
Ilustrasi ban. (Photo by Robert Laursoo on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), menunjukkan komitmennya pada pelestarian lingkungan melalui aksi nyata. Kali ini, perusahaan menyerahkan 100 unit ban bekas mobil tangki kepada Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Rabu (16/7/2025). Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk inovasi Appostraps, sebuah metode sederhana namun efektif untuk mitigasi abrasi di pesisir.

Seremoni penyerahan berlangsung di Kantor Kelurahan Teluk Kabung Tengah dengan dihadiri berbagai pihak, termasuk Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo, Manager Transportation Operations Area II Agus Sofyan Manurung, Camat Bungus Teluk Kabung Harnoldi, serta Aspotmar Lantamal II Padang Letkol Laut (P) Octav Bayu Dirgantara. Kehadiran tokoh masyarakat setempat pun menandai dukungan lintas sektor terhadap inisiatif ini.

Appostraps, singkatan dari Alat Pemecah, Peredam Ombak, dan Sedimen Traps, dirancang dengan pendekatan yang hemat biaya, mudah diterapkan, dan berkelanjutan. Ban bekas dari operasional perusahaan menjadi bahan utama. Fungsinya bukan hanya menahan energi gelombang laut tetapi juga menjebak sedimen, sehingga secara alami dapat memperlambat laju abrasi di pesisir.

 

Sejalan dengan prinsip zero waste

Pemanfaatan limbah operasional ini sejalan dengan prinsip zero waste, mengalihkan potensi pencemaran lingkungan menjadi solusi ekologis yang bermanfaat. Inisiatif tersebut sekaligus mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

“Kami percaya keberlanjutan dimulai dari langkah-langkah sederhana dengan dampak besar. Melalui program ini, kami tidak hanya mengelola limbah dengan bijak, tapi juga membantu masyarakat pesisir menghadapi tantangan abrasi dengan solusi yang inovatif dan ramah lingkungan,” ungkap Putiarsa Bagus Wibowo.

 

Disambut hangat warga dan pemerintah setempat

Bantuan ini disambut hangat oleh warga dan pemerintah setempat. Camat Bungus Teluk Kabung, Harnoldi, menyampaikan apresiasinya. “Bantuan ini bukan hanya melindungi lingkungan pesisir kami, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi nyata antara perusahaan dan masyarakat,” ujarnya.

Teluk Kabung dikenal sebagai salah satu wilayah pesisir yang rentan terhadap abrasi. Kehadiran Appostraps diharapkan menjadi perlindungan tambahan bagi garis pantai, sekaligus memicu partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Langkah Elnusa Petrofin ini menjadi pengingat bahwa peran perusahaan tidak hanya berhenti pada bisnis, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekologis. Ke depan, perusahaan berencana terus mengembangkan program CSR berbasis dampak yang mendukung keberlanjutan di berbagai wilayah operasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya