Liputan6.com, Jakarta Penikmat musik Tanah Air bersiap menyambut gelaran akbar Funtazticly 2025, sebuah konser musik yang menjanjikan pengalaman lintas generasi tak terlupakan. Acara ini akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Minggu, 27 Juli 2025, menghadirkan perpaduan nuansa nostalgia dengan sentuhan kekinian yang segar.
Konser Funtazticly 2025 akan dimeriahkan oleh deretan musisi papan atas Indonesia dan internasional, termasuk penampilan spesial dari Elliot James Reay. Selain itu, panggung megah ini juga akan menampilkan nama-nama besar seperti Tulus, Ziva Magnolya, Lyodra, dan HIVI!, menjamin malam yang penuh energi dan harmoni. Konser ini digagas oleh SyahLive dan didukung penuh oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai official banking partner.
Advertisement
Tidak hanya konser musik, Funtazticly 2025 juga akan menghadirkan Funtazticly Pop Land, sebuah area terbuka untuk umum yang beroperasi dari tanggal 26 hingga 27 Juli 2025, mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Area ini menawarkan beragam aktivitas menarik, mulai dari pertunjukan musik live di panggung terbuka, area belanja, jajanan hits, hingga ruang ekspresi bagi komunitas. "Kejutan kolaborasi musisi lintas genre, serta penguatan unsur emosi dan interaksi dalam konser ini diharapkan dapat menampilkan vibes baru bagi berbagai generasi dalam menikmati musik,” ujar Ferrisyah, Chief Executive Officer SyahLive, dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta.
Panggung Megah Funtazticly 2025: Deretan Musisi Pilihan
Funtazticly 2025 dirancang untuk menjadi magnet bagi penggemar musik dari berbagai kalangan usia, dengan menghadirkan line-up musisi yang beragam dan berkualitas. Kehadiran Elliot James Reay, bersama dengan bintang-bintang lokal seperti Tulus yang dikenal dengan lagu-lagu menyentuh hati, Lyodra dengan vokal powerfulnya, Ziva Magnolya yang enerjik, serta grup musik HIVI! yang selalu ceria, menciptakan kombinasi yang menarik.
Perpaduan ini secara khusus dirancang untuk memadukan selera musik lintas generasi, memungkinkan para penikmat musik dari era berbeda untuk menikmati satu panggung bersama. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan sebuah pengalaman kolektif yang merangkul nostalgia bagi generasi yang lebih tua sekaligus memberikan sentuhan relevansi bagi kaum muda.