Film Sore: Istri dari Masa Depan Tayang, Kenali Perbedaannya dengan Web Series

Sebelum versi filmnya tayang, versi web series dari Sore: Istri dari Masa Depan, sudah terlebih dulu tayang di YouTube. Yuk kenali perbedaannya!

oleh Vindy ThereciaDiterbitkan 17 Juli 2025, 09:00 WIB
Tangkap layar trailer film Sore: Istri dari Masa Depan. (Inhype Pictures via YouTube Cinema XXI)

Liputan6.com, Jakarta - Film Sore: Istri dari Masa Depan sukses mendapatkan atensi luas dari publik. Film ini berhasil tembus lebih dari 500 ribu penonton pada hari ke-6 pemutarannya di bioskop Indonesia.

Film Sore mengisahkan tentang seorang fotografer yang hidupnya yang teratur seketika terusik oleh kehadiran seorang wanita misterius yang mengetahui segalanya tentang dirinya. Kehadirannya membawa sebuah misi penting yang menguji batas antara cinta dan pengorbanan demi sebuah masa depan yang lebih baik.

Jauh sebelum hadir di layar lebar, kisah Sore pertama kali mencuri perhatian pada tahun 2017 sebagai sebuah web series yang sempat populer di YouTube. Dengan premis cerita yang sama, kisah ini digarap kembali oleh Yandy Laurens dalam bentuk film dan tayang perdana di bioskop pada tanggal 10 Juli 2025 lalu. 

Tentu saja, kehadiran versi film ini mengundang pertanyaan besar terutama mereka yang mengikuti perjalanan ceritanya sejak awal. Nah, sebelum membahas lebih jauh, mari simak satu per satu perbedaan antara versi film dan web series.


Pemeran Utama yang Berbeda

Poster karya garapan Yandy Laurens "Sore Istri Dari Masa Depan" yang tayang pada Kamis (10/07/2025) (Dok: Liputan6/Instagram @cerita_films)

Perbedaan paling mendasar adalah pergantian aktris untuk karakter utama wanita, Sore. Dalam web series yang rilis pada tahun 2017, karakter Sore yang ikonik diperankan oleh Tika Bravani. Untuk versi film layar lebar, posisi ini diisi oleh aktris Sheila Dara Aisha. 

Sementara itu, Dion Wiyoko tetap konsisten memerankan karakter utama pria, Jonathan atau Jo di kedua versi. Perubahan ini tidak hanya sekadar pergantian wajah, tetapi juga membawa interpretasi dan nuansa baru pada karakter Sore.


Pendalaman Cerita dan Konflik yang Lebih Kompleks

Film Sore Istri dari Masa Depan dibintangi Dion Wiyoko dan Sheila Dara Aisha. (Dok: Liputan6/Istimewa)

Versi film dari kisah Sore menyajikan cerita yang jauh lebih dalam dan kompleks. Dilansir dari kanal YouTube CGV Kreasi, Dion Wiyoko menyebutkan bahwa pendalaman karakter Jonathan jauh lebih signifikan di film.

"Pas pertama kali baca naskah, gue merasa karakter Jo beda banget sama web series, bukan yang beda tiba-tiba dia jadi ekstrovert gitu, tapi bagaimana pendalaman karakter ini tuh jadi lebih banyak dan dalam," jelas Dion.

Jika web series cenderung memiliki alur yang lebih linier dan berfokus pada upaya Sore mengubah kebiasaan Jonathan, versi filmnya menggali konflik yang tidak sederhana. Film ini mengeksplorasi perjuangan emosional, konsekuensi tak terduga dari tindakan Sore, dan dinamika hubungan yang berhasil mengaduk emosi penonton secara lebih intens.

Lanjut Baca:

Perubahan signifikan lainnya adalah latar tempat di mana cerita berlangsung. Dalam web series, Jonathan diceritakan tinggal dan menjalani hidupnya di sebuah kota kecil bernama Petritoli, Italia. Latar ini memberikan nuansa romantis Eropa yang khas pada cerita versi orisinalnya. Dalam versi film, lokasi utama cerita dipindahkan ke Grožnjan, sebuah kota kecil di perbukitan Kroasia. Pemilihan lokasi baru ini tidak hanya memberikan pemandangan visual yang berbeda, tetapi juga menyesuaikan suasana cerita dengan konflik yang lebih mendalam.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya