Timnas Indonesia U-23, Pesta Gol, dan Hal yang Perlu Dibenahi

Langkah pertama Timnas Indonesia U-23 di Grup A Piala AFF U-23 2025 dimulai dengan gebrakan besar.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 16 Juli 2025, 18:36 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-23, Rahmat Arjuna Reski (kiri) berebut bola dengan pemain Brunei, Muhd Irfan Abdullah dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta Langkah pertama Timnas Indonesia U-23 di Grup A Piala AFF U-23 2025 dimulai dengan gebrakan besar. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, skuad muda asuhan Gerald Vanenburg menggilas Brunei Darussalam U-23 dengan skor telak 8-0.

Jens Raven tampil menggila dengan torehan enam gol. Dua gol tambahan dari Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan membuat kemenangan ini terasa begitu sempurna. Namun, di balik euforia pesta gol itu, Vanenburg menekankan bahwa ada hal yang perlu dibenahi—terutama konsistensi permainan di sepanjang laga.

“Saya pikir babak pertama sangat bagus. Babak kedua tidak sebagus babak pertama, tapi Brunei juga bermain lebih baik, Anda tahu. Tapi secara keseluruhan saya senang dengan babak pertama dan kami perlu menaikkan level di babak kedua,” ujar Vanenburg usai pertandingan.


Dominasi Jens Raven dan Tantangan Mental

Tercatat enam kali pemain depan Timnas Indonesia U-23, Jens Raven berhasil merobek jala gawang Brunei Darussalam yang dikawal Muhd Khairul Hisyam bin Hj Norihwan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Penampilan Jens Raven layak diberi perhatian khusus. Enam gol dalam satu laga adalah pencapaian luar biasa. Namun, Raven tidak terlena dengan catatan individunya. Ia justru menyoroti tantangan mental tim setelah unggul besar di babak pertama.

“Apa yang dikatakan pelatih, saya pikir babak pertama sangat bagus. Kami bermain, mengalirkan bola, oper, bergerak, oper, bergerak dan kami mencapai level yang bagus. Tapi seperti yang juga dikatakan pelatih, saya pikir babak kedua menjadi ujian mental,” ungkap Raven.

Ia melanjutkan, “Karena kami sudah unggul 6-0 atas Brunei saat jeda. Jadi saya pikir ini soal mentalitas. Kami harus jauh lebih baik di babak kedua, tetap fokus, dan mempertahankan level permainan seperti babak pertama. Karena kalau begitu, saya yakin kami bisa mencetak lebih banyak gol lagi.”


Pesan Vanenburg untuk Pelapis

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg sesaat sebelum bertanding melawan Brunei Darussalam pada laga Grup A ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025 (Piala AFF U-23 2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Meski menang besar, Vanenburg tidak menutup mata terhadap penurunan intensitas permainan di babak kedua. Ia menilai ada gap performa antara starter dan pemain pengganti, tapi tetap memberikan kredit atas kerja keras seluruh pemain.

“Babak kedua memang tidak yang terbaik, tapi oke lah. Babak kedua juga penting karena mereka juga bisa naik level setelahnya. Secara keseluruhan, saya senang dan babak pertama sangat bagus,” kata Vanenburg.

Lanjut Baca:

Ia juga menambahkan, “Saya pikir itu cara kami ingin bermain. Dan saya pikir jarak kualitas antara babak pertama dan kedua terlalu besar. Tapi kami akan bekerja untuk memperkecil jarak itu.”“Dan saya pikir mereka sudah melakukan pekerjaan luar biasa hari ini, termasuk para pemain pengganti. Kami akan berbicara satu sama lain untuk naik level. Jadi ya, benar begitu.”

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya