Dari Pratama Arhan ke Robi Darwis: Senjata Lemparan ke Dalam Tak Lagi Milik Satu Nama

Gelandang milik Persib Bandung ini tampil impresif dengan torehan tiga assist dalam laga tersebut.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 16 Juli 2025, 09:57 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-23, Jens Raven (kiri) melakukan selebrasi bersama Robi Darwis setelah mencetak gol ke Brunei dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-23 membuka langkahnya di Grup A Piala AFF U-23 2025 dengan kemenangan besar. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), skuad asuhan Gerald Vanenburg menggulung Timnas Brunei Darussalam U-23 dengan skor telak 8-0. Jens Raven jadi bintang utama dengan torehan enam gol, sementara Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan melengkapi pesta gol.

Namun, satu nama lain juga layak mendapat perhatian, yakni Robi Darwis. Gelandang/bek kanan milik Persib Bandung ini tampil impresif dengan torehan tiga assist dalam laga tersebut. Salah satu assist-nya bahkan lahir dari lemparan ke dalam jarak jauh yang khas—sesuatu yang selama ini identik dengan nama Pratama Arhan.

Assist Robi menghadirkan dimensi baru dalam permainan Garuda Muda, memperlihatkan bahwa senjata lemparan ke dalam yang selama ini dimonopoli Arhan kini punya penerus potensial.


Tiga Assist Robi, Salah Satunya ala Arhan

Pemain Timnas Indonesia U-23, Jens Raven (kiri) melakukan selebrasi bersama Robi Darwis setelah mencetak gol ke Brunei dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/07/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Robi Darwis membuktikan peran vitalnya dengan mencatatkan tiga assist di laga kontra Brunei. Assist pertama datang dari skema sederhana yang efektif—umpan pendeknya kepada Jens Raven membuka keunggulan 2-0 Indonesia di menit kesembilan. Pergerakan dan visi Robi dalam membaca ruang jadi kunci dari gol tersebut.

Assist kedua Robi kembali lahir dari ketenangan dalam mendistribusikan bola. Ia menyodorkan umpan kepada Arkhan Fikri, yang kemudian melepaskan sepakan untuk menjadikan skor 3-0. Dua assist awal menunjukkan kecerdasan Robi dalammengalirkan bola tanpa banyak sentuhan.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah assist ketiganya. Robi melepaskan lemparan ke dalam jarak jauh yang mengarah langsung ke kepala Jens Raven, yang menuntaskan peluang menjadi gol kelima Indonesia. Aksi ini mengingatkan publik pada lemparan-lemparan mematikan milik Pratama Arhan di masa lalu.


Dari Arhan ke Robi: Lemparan Ke Dalam Bukan Lagi Milik Satu Nama

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan (tengah), melakukan lemparan bola kedalam saat pertandingan FIFA Matchday 2023 melawan Timnas Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sejak awal mencuat, Pratama Arhan dikenal sebagai spesialis lemparan ke dalam jarak jauh di sepak bola Indonesia. Dalam berbagai pertandingan bersama Timnas, lemparan Arhan sering menjadi sumber gol, bahkan layaknya tendangan bebas. Kini, Robi Darwis tampaknya siap meneruskan tradisi tersebut.

Kemenangan atas Timor Leste pada 2022 adalah salah satu bukti ketajaman senjata Arhan. Lemparannya menghasilkan assist untuk gol tandukan Fachruddin Aryanto. Setelah itu, Filipina, Curacao, hingga Vietnam pernah jadi korban strategi ini. Bahkan di level klub, Pratama Arhan melakukannya untuk Tokyo Verdy di Emperor Cup 2023.

Namun, munculnya Robi sebagai alternatif memberi warna baru. Dengan teknik yang tak kalah presisi, Robi membawa senjata ini kembali relevan di level usia muda. Ia tak sekadar meniru, tapi menunjukkan bahwa lemparan ke dalam bisa menjadi bagian dari sistem permainan, bukan hanya senjata kejutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya