Cerita Siswa Sekolah Rakyat Handayani Senang Ikuti MPLS di Hari Pertama

Azka menyebutkan, hal lain yang menarik dari Sekolah Rakyat adalah lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

oleh Mevi LinawatiDiperbarui 14 Juli 2025, 13:02 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar simulasi kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat hari ini, Rabu (9/7/2025). Simulasi dilakukan di Sentra Handayani, Jakarta Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 75 calon siswa Sekolah Rakyat Handayani, Jakarta Timur, mengaku senang dan bersemangat saat mengikuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Iya senang hari pertama MPLS, karena sekolah baru, ketemu ruangan baru, teman-temannya juga banyak baru semua. Jadi, senang banget," kata salah satu siswa bernama Muhammad Azka Azri (12) di Sekolah Rakyat Handayani, Jakarta Timur, Senin (14/7/2025).

Azka menilai, kegiatan MPLS di Sekolah Rakyat Handayani ini lebih menyenangkan dibandingkan sekolah sebelumnya. Desain bangunan sekolah yang tampak sederhana, bersih dan tertata menjadi salah satu faktor pendukung semangat belajar para siswa.

"Pertama aku ke sini aku lihat gedungnya bagus, warnanya cerah, rapi juga kelasnya, sarana seperti kursi, meja juga bagus," ujar Azka, seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, Azka mengaku senang setelah melihat rangkaian kegiatan di Sekolah Rakyat Handayani. Menurutnya, sekolah ini mempunyai kurikulum dan cara belajar yang berbeda dibandingkan sekolah umum lainnya.

"Kalau sekolah sebelumnya belajar saja. Di sini ada fasilitas lebih lengkap, kurikulumnya lebih maju. Belajarnya juga teratur, aktivitas juga. Ada laptop juga, teknologinya lebih maju. Jadi, bisa paham," jelas Azka.

Siswa asal Jatinegara Jakarta Timur ini mengetahui informasi adanya sekolah rakyat dari media sosial. Ia juga menyebutkan, hal lain yang menarik adalah lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

"Enak banyak teman-teman. Bangun tidur pagi, sholat subuh, terus senam olahraga, mandi. Kalau Senin upacara, terus belajar dari jam delapan lagi sampai sore jam tiga. Semua bareng teman-teman," ucap Azka.

Siswa Tak Khawatir Masuk Asrama

Simulasi dilakukan sebelum siswa mulai masuk Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2024. (merdeka.com/Arie Basuki)

Hal serupa dikatakan Herlina Putri (12) yang mengaku senang bisa bertemu banyak teman di sekolah itu sehingga termotivasi untuk belajar dan meningkatkan kreativitas di sekolah ini.

"Semangat banget, soalnya banyak teman-teman baru di sini, sekolahnya juga bagus, aku bisa semangat belajar. Aku juga bisa belajar yang lain," kata Herlina.

Kebahagiaan Herlina di hari pertama masuk sekolah semakin terlihat usai melihat peralatan mandi, kelas belajar dan meja belajar sehingga tak khawatir jika harus berasrama di sekolah ini.

Sekolah ini mulai ramai sekitar pukul 07.00 WIB. Para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga pra-sejahtera tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan itu.

Mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, permainan edukatif, hingga sesi motivasi yang menginspirasi.

Menampung 75 Siswa

Total, ada 75 siswa yang akan bersekolah di Sentra Handayani. Mereka terdiri dari 35 laki-laki, dan 40 perempuan yang terbagi dalam 3 rombongan belajar untuk jenjang SMP. Masing-masing berjumlah 25 siswa. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sekolah Rakyat Sentra Handayani milik Kementerian Sosial yang ada di Bambu Apus, Jakarta Timur ini menampung sebanyak 75 calon siswa Sekolah Rakyat Berasrama tahap pertama untuk jenjang SMP.

Sarana dan prasarana yang disiapkan di lokasi seluas 1,5 hektare itu, antara lain ruang kelas berpendingin, asrama yang layak dan ruang makan terpisah putra dan putri, serta fasilitas penunjang pembelajaran lainnya.

Infografis 64 Sekolah Rakyat Tahap I Beroperasi Juli 2025. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya