Liputan6.com, Jakarta Eksis di industri musik dangdut Indonesia sejak dekade 1990-an, Yunita Ababiel merekam sejumlah hit yang menembus ruang dan waktu. Salah satu yang membekas di benak para pencinta musik yakni, “Trauma.”
Video musik “Trauma” yang diunggah kanal YouTube Ababiel Pro, 7 tahun silam mendulang 16 jutaan views. Lirik lagu “Trauma” mengisahkan kepasrahan pada Tuhan saat cinta meninggalkan luka mendalam di hati.
Advertisement
Saat kabar Yunita Ababiel meninggal dunia beredar, video klip “Trauma” kembali dikunjungi pencinta musik. Sejumlah doa dilantun netizen untuk Yunita Ababie yang berpulang pada Minggu, 13 Juli 2025, di Depok, Jawa Barat.
Antara pada Minggu (13/7/2025) melaporkan, Yunita Ababiel meninggal dunia dalam usia 60 tahun setelah berjuang melawan kanker payudara dan tumor pada batang otak. Selamat jalan Yunita Ababiel, karyamu selalu di hati.
Tak Mudah untuk Menerima
Tak mudah untuk menerima
Menjalin kasih asmara
Tiada gairah untuk bercinta
Terlalu dalam luka di dada
Entah mengapa ku tak percaya
Mungkinkah trauma
Kegagalan dari kegagalan yang kurasa
Begitu berat beban kubawa
Dari ratapan hati yang terluka
Keinginan tuk bercinta sirna
Keraguan selalu datang menyiksa
Ya illahi kabulkanlah doaku
Kuserahkan semua ini padamu
Di dalam kehampaan jiwa
Pasrahku kepadamu Tuhan
Keinginan tuk bercinta sirna
Keraguan selalu datang menyiksa
Ya illahi kabulkanlah doa
Kukuserahkan semua ini padamu
Di dalam kehampaan jiwa
Pasrahku kepadamu Tuhan
Tuhan, Tuhan...