Liputan6.com, Jakarta Cuaca yang mulai menghangat jadi pertanda musim ular telah tiba. Tak jarang, ular juga bisa muncul di pekarangan rumah. Meski ular tidak memiliki hidung seperti manusia, mereka tetap bisa "mencium" aroma tertentu di sekitar mereka.
Melansir Bestlifeonline, seorang pakar ular A.H. David mengatakan bahwa ular menggunakan organ khusus bernama Organ Jacobson atau organ vomeronasal. Dengan menjulurkan lidah, mereka menangkap partikel udara dan mengidentifikasi bau lewat organ ini.
Advertisement
Inilah alasan mengapa beberapa bau umum di halaman rumah bisa tanpa sadar menarik perhatian ular. Wewangian tertentu bisa menjadi sinyal bagi ular bahwa ada mangsa, air, atau tempat berteduh yang nyaman.
Maka dari itu, mengenali dan menghindari aroma-aroma ini bisa membantu mencegah kehadiran reptil tak diundang tersebut. Para ahli pengendalian hama mengungkapkan bahwa ada empat aroma utama yang menarik ular.
Penting untuk segera menghilangkan sumber-sumber aroma ini dari pekaranganmu. Berikut telah dilansir Liputan6.com dari Bestlifeonline, Senin (14/7/2025).
1. Kotoran dan Sarang Burung
Ular sering mengikuti aroma mangsanya. Karena banyak ular adalah predator penyergap, mereka tertarik ke area yang memiliki jejak aroma mangsa seperti kotoran atau sarang burung.
Misalnya, ular tikus memakan telur burung, sehingga bau burung, kotorannya, atau sarangnya bisa menarik mereka. Selain itu, tempat minum burung dan tempat makan burung juga bisa memancing ular karena menarik tikus dan menyediakan sumber air.
2. Kotoran Hewan Pengerat
Aroma dari tikus, mencit, atau hamster—termasuk kotoran dan urinenya—bisa menarik berbagai jenis ular, terutama ular besar seperti piton atau boa.
Bahkan jika hewan pengeratnya sudah tidak ada, bau sisa yang tertinggal tetap bisa menjadi daya tarik. Untuk mencegahnya, pastikan tidak ada sisa makanan atau tempat sampah yang terbuka di halaman rumah.
3. Amfibi dan Ikan
Ular adalah pemakan oportunistik yang tertarik pada bau atau gerakan. Ular air atau jenis yang hidup di sekitar air sering tertarik pada aroma katak, kodok, atau ikan.
Karena ular juga mencari sumber air, kolam alami maupun buatan dapat menarik mereka. Untuk mencegahnya, gunakan pengusir ular alami di sekitar kolam, seperti yang mengandung aroma pemangsa ular.
4. Feromon
Ular dapat mendeteksi feromon, yaitu zat kimia yang dilepaskan oleh sesama jenisnya, terutama saat musim kawin. Meski tidak saling memangsa, feromon bisa menjadi sinyal keberadaan ular lain, yang bisa memancing ular jantan untuk mendekat ke halamanmu jika ada ular betina di sekitar.
Q&A Populer Seputar Bau Penyebab Ular Muncul di Pekarangan Rumah
Q: Benarkah ular bisa tertarik pada bau tertentu di halaman rumah? A: Ya, ular tidak mencium bau dengan hidung seperti manusia, tetapi menggunakan organ khusus bernama Jacobson’s Organ untuk mendeteksi partikel bau di udara. Aroma tertentu bisa menarik ular karena mengindikasikan keberadaan mangsa, air, atau pasangan kawin.
Q: Bau apa saja yang paling menarik perhatian ular? A: Empat bau utama yang bisa menarik ular ke halaman rumah antara lain:
- Kotoran dan sarang burung
- Kotoran tikus atau hewan pengerat lainnya
- Aroma amfibi dan ikan
- Feromon dari ular lain, terutama saat musim kawin
Q: Apakah tempat makan burung bisa menyebabkan ular datang? A: Ya. Tempat makan burung sering menarik tikus karena sisa biji-bijian yang jatuh. Kehadiran tikus ini kemudian menarik ular sebagai pemangsa utama mereka. Selain itu, aroma burung dan sarangnya juga bisa jadi daya tarik.
Q: Jika tikusnya sudah tidak ada, apakah ularnya tetap bisa datang? A: Bisa. Meskipun tikus sudah pergi, bau kotoran atau urinenya yang tertinggal bisa tetap mengundang ular. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan area yang pernah menjadi sarang tikus secara menyeluruh.
Q: Apakah keberadaan kolam di halaman rumah bisa menarik ular? A: Ya. Ular sering mencari sumber air untuk minum atau mendinginkan tubuh. Selain itu, kolam juga bisa menarik amfibi seperti katak atau ikan, yang merupakan makanan bagi beberapa jenis ular air.
Q: Apa itu feromon dan mengapa bisa menarik ular lain? A: Feromon adalah zat kimia alami yang dikeluarkan oleh hewan, termasuk ular, untuk berkomunikasi. Saat musim kawin, ular betina mengeluarkan feromon yang bisa dideteksi oleh ular jantan dari kejauhan, sehingga mereka bisa tertarik datang ke area tersebut.
Q: Bagaimana cara mencegah ular datang karena bau-bau ini? A:
- Bersihkan sarang dan kotoran burung di sekitar rumah
- Singkirkan sisa makanan dan tutup rapat tempat sampah
- Hindari menumpuk kayu atau bebatuan yang bisa jadi tempat persembunyian
- Gunakan pengusir ular alami di sekitar kolam atau area lembap
- Tutup akses masuk ke dalam rumah seperti celah di bawah pintu atau ventilasi