Kesaksian Sopir Truk Bantah Diogo Jota Ngebut Sebelum Kecelakaan Tragis

Seorang saksi mata yang menyaksikan Diogo Jota mengalami kecelakaan membantah adanya laporan bahwa penyerang Liverpool tersebut mengendarai mobilnya melampaui batas kecepatan.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 11 Juli 2025, 08:02 WIB
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, membawa karangan bunga untuk mengantar Diogo Jota ke peristirahatan terakhir di Mother Church of Gondomar, Portugal, Sabtu (5/7/2025). (AFP/Filipe Amorim)

Liputan6.com, Jakarta Seorang saksi mata yang menyaksikan Diogo Jota mengalami kecelakaan membantah adanya laporan bahwa penyerang Liverpool tersebut mengendarai mobilnya melampaui batas kecepatan alias ngebut.

Dunia sepak bola berduka setelah kabar mengejutkan datang dari Spanyol pada Kamis, 3 April 2025. Penyerang Liverpool, Diogo Jota, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tunggal saat berkendara dari Portugal menuju Inggris.

Mobil Lamborghini yang ditumpangi Jota bersama adiknya, Andre Silva, dilaporkan mengalami pecah ban di tengah perjalanan. Kendaraan tersebut keluar jalur, terbakar hebat, dan langsung merenggut nyawa keduanya di lokasi kejadian.

Insiden ini sontak memicu banyak spekulasi di kalangan publik maupun media. Banyak yang mempertanyakan penyebab kecelakaan dan kecepatan kendaraan yang dikemudikan oleh Jota.

Namun belakangan muncul laporan-laporan tambahan yang memberikan perspektif berbeda terkait tragedi yang menimpa pemain asal Portugal tersebut. Kesaksian dari salah seorang saksi di tempat kejadian mulai membuka tabir lain dari peristiwa ini.


Garda Sipil Spanyol Sebut Jota Kemudikan Mobil dengan Kecepatan Tinggi

Beberapa meter dari pagar besi itu terdapat tanda bekas kebakaran. Selain pohon-pohon di pinggir jalan terlihat gosong, terdapat pula sisa-sisa kebakaran dari kendaraan yang dikendarai Jota. (Cesar Manso/AFP)

Berdasarkan laporan resmi dari pihak berwenang Spanyol, Diogo Jota dipastikan sebagai pengemudi Lamborghini saat kecelakaan terjadi. Garda Sipil Spanyol mengindikasikan bahwa kendaraan tersebut tengah melaju di atas batas kecepatan yang ditetapkan.

Analisis sementara dari lokasi menyebutkan adanya jejak dari roda kendaraan yang diperiksa secara teknis oleh polisi lalu lintas. Penyelidikan tersebut dilakukan oleh cabang Garda Sipil di Zamora dan kini masuk tahap finalisasi laporan.

“Semua tes yang dilakukan saat ini menunjukkan bahwa pengemudi kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Diogo Jota. Laporan ahli polisi setelah finalisasi akan diserahkan ke pengadilan di Puebla de Sanabria,” demikian pernyataan resmi dari pihak Garda Sipil, seperti dikutip dari Goal.


Saksi Mata Bantah Jota Ngebut Sebelum Kecelakaan

Striker Liverpool Diogo Jota memamerkan kuas rekannya Luis Diaz saat merayakan golnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Nottingham Forest di Stadion Anfield, Minggu (29/10/2023) malam WIB. (Ian Hodgson / AFP)

Meski laporan awal mengindikasikan kecepatan berlebih, seorang saksi mata memberikan kesaksian yang berbeda. Seorang sopir truk Bernama Jose Azevedo yang melintasi lokasi pada saat kejadian membantah klaim bahwa Jota mengebut dengan mobilnya.

Sopir tersebut menyebut bahwa Lamborghini yang dikendarai Jota melaju dengan tenang dan tidak menunjukkan tanda-tanda kecepatan ekstrem. Ia bahkan menegaskan bahwa kedua penumpang tampak santai saat melintas di depannya.

Lanjut Baca:

“Mereka melewati saya dengan sangat tenang dan tidak ngebut. Percayalah, mereka tidak ngebut. Mereka benar-benar santai,” ucap Jose dalam video yang ia unggah ke media sosial. “Saya berkendara di jalan ini dari Senin hingga Sabtu dan saya tahu ini tempat yang mengerikan. Jalannya gelap. Saya bisa melihat merek dan warna mobilnya. Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus. Saya sadar, saya tahu apa yang saya lihat. Sayangnya, begitulah akhirnya,” tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya