Liputan6.com, Jakarta - Gula pasir sering jadi momok bagi kesehatan, karena mengonsumsinya secara berlebihan dikaitkan dengan berbagai masalah, mulai dari obesitas hingga diabetes. Namun, bukan berarti kita harus sepenuhnya menghilangkan rasa manis dalam makanan dan minuman.
Pasalnya, ada banyak bumbu dapur pengganti gula yang bisa jadi alternatif yang lebih sehat. Berbagai bumbu dan rempah sanggup menawarkan rasa manis alami tanpa efek samping yang merugikan. Selain memberi rasa manis, beberapa di antaranya bahkan memiliki manfaat kesehatan tambahan.
Advertisement
Jadi, mengapa tidak mencoba beralih ke alternatif yang lebih baik? Dari sekian banyak, berikut beberapa pilihan bumbu dapur pengganti gula, menurut terapis gizi terdaftar, Alison Bladh, dikutip dari situs webnya, Jumat (11/7/2025).
1. Mint
Salah satu bumbu dapur ini menambahkan rasa manis yang menyegarkan pada minuman, salad, dan makanan penutup. Tidak hanya itu, karena penggunaannya juga dipercaya menenangkan perut Anda.
2. Vanili
Anda tidak perlu lagi meragukan aroma dan rasa manis vanili. Gunakan ekstrak atau bubuk vanili dalam minuman atau makanan penutup untuk meningkatkan rasa manis tanpa menambahkan gula berlebihan. Vanili juga kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas.
3. Kayu Manis
Baik dalam bentuk bubuk maupun batang, kayu manis memberi rasa manis yang hangat dan khas. Tambahkan kayu manis ke dalam teh, kopi, oatmeal, atau kue untuk rasa manis alami yang menyehatkan. Studi menunjukkan bahwa rempah ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
4. Kapulaga, Cengkih, dan Pala
Ketiga bumbu dapur ini tidak hanya menawarkan rasa manis, namun juga aroma yang unik. Kapulaga cocok untuk banyak masakan Indonesia, cengkih sering digunakan untuk menambah rasa dalam minuman hangat, sementara pala memberi rasa manis pedas pada kue dan minuman.
5. Jahe
Jahe sangat cocok sebagai pengganti gula untuk resep yang kaya buah. Rempah ini terasa segar dan hangat, memberi rasa yang lebih kompleks pada hidangan apapun yang mungkin sudah mengandung rasa manis alami. Cobalah jahe sebagai pengganti gula rafinasi dalam resep makanan panggang, seperti pai buah atau kue kering.
6. Cuka Balsamic
Alih-alih saus cokelat manis, tuangkan cuka balsamic yang rendah gula dan garam di atas stroberi untuk hidangan penutup, rangkum US News. Anda juga bisa membuat reduksi cuka balsamic yang lezat, yakni cuka balsamic yang dipanaskan dalam wajan dan direduksi hingga menghasilkan rasa yang lebih kaya dan kental.
Cuka ini cocok untuk salad dan hidangan pembuka, serta sebagai glasir untuk daging, ikan, dan ayam. Campuran ini menambahkan banyak rasa tanpa banyak kalori. Cuka balsamic praktis bebas gula karena terbuat dari buah-buahan, seperti anggur dan jeruk.
7. Kunyit
Banyak saus salad, bahkan yang rendah lemak, mengandung gula tinggi, dan banyak saus organik yang dijual di toko mengandung minyak anti-inflamasi. Sebagai alternatif saus salad yang sehat, tambahkan saus vinaigrette kunyit ke salad Anda. Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin, senyawa dalam kunyit, memiliki antioksidan dan sifat anti-inflamasi.
Beralih ke pemanis alami ini tidak hanya membantu mengurangi asupan gula tambahan, tapi juga memperkaya hidangan dengan cita rasa yang lezat, sekaligus menyehatkan. Rempah dan bumbu ini membuka kemungkinan kreasi kuliner baru, memungkinkan kita menikmati hal-hal yang lebih manis dalam hidup tanpa dampak buruk kesehatan yang terkait konsumsi gula yang tinggi.
"Kita tahu bahwa faktor utama dalam memilih makanan adalah rasa, dan ada persepsi bahwa makanan sehat tidak bercita rasa lezat," kata Wendy Bazilian, ahli gizi perusahaan di McCormick, sebuah perusahaan rempah-rempah. "Menambahkan rasa dengan bumbu dan rempah-rempah membuat makanan terasa lebih lezat, bahkan mengurangi lemak jenuh tanpa mengurangi daya tariknya."