7 Bumbu Dapur Pengganti Gula Pasir yang Bisa Dipakai untuk Makanan dan Minuman

Berbagai bumbu dan rempah sanggup menawarkan rasa manis alami tanpa efek samping yang merugikan.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 11 Juli 2025, 05:50 WIB
Ilustrasi bumbu dapur pengganti gula pasir. (Photo by pasja1000 on Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - Gula pasir sering jadi momok bagi kesehatan, karena mengonsumsinya secara berlebihan dikaitkan dengan berbagai masalah, mulai dari obesitas hingga diabetes. Namun, bukan berarti kita harus sepenuhnya menghilangkan rasa manis dalam makanan dan minuman.

Pasalnya, ada banyak bumbu dapur pengganti gula yang bisa jadi alternatif yang lebih sehat. Berbagai bumbu dan rempah sanggup menawarkan rasa manis alami tanpa efek samping yang merugikan. Selain memberi rasa manis, beberapa di antaranya bahkan memiliki manfaat kesehatan tambahan.

Jadi, mengapa tidak mencoba beralih ke alternatif yang lebih baik? Dari sekian banyak, berikut beberapa pilihan bumbu dapur pengganti gula, menurut terapis gizi terdaftar, Alison Bladh, dikutip dari situs webnya, Jumat (11/7/2025).

1. Mint

Salah satu bumbu dapur ini menambahkan rasa manis yang menyegarkan pada minuman, salad, dan makanan penutup. Tidak hanya itu, karena penggunaannya juga dipercaya menenangkan perut Anda.

2. Vanili

Ilustrasi vanili bubuk sebagai bumbu dapur pengganti gula/credit: pexels.com/Kaboompics

Anda tidak perlu lagi meragukan aroma dan rasa manis vanili. Gunakan ekstrak atau bubuk vanili dalam minuman atau makanan penutup untuk meningkatkan rasa manis tanpa menambahkan gula berlebihan. Vanili juga kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas.

3. Kayu Manis

Baik dalam bentuk bubuk maupun batang, kayu manis memberi rasa manis yang hangat dan khas. Tambahkan kayu manis ke dalam teh, kopi, oatmeal, atau kue untuk rasa manis alami yang menyehatkan. Studi menunjukkan bahwa rempah ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

4. Kapulaga, Cengkih, dan Pala

Ketiga bumbu dapur ini tidak hanya menawarkan rasa manis, namun juga aroma yang unik. Kapulaga cocok untuk banyak masakan Indonesia, cengkih sering digunakan untuk menambah rasa dalam minuman hangat, sementara pala memberi rasa manis pedas pada kue dan minuman.

5. Jahe

Ilustrasi jahe sebagai bumbu dapur pengganti gula. (pixabay.com/Couleur).

Jahe sangat cocok sebagai pengganti gula untuk resep yang kaya buah. Rempah ini terasa segar dan hangat, memberi rasa yang lebih kompleks pada hidangan apapun yang mungkin sudah mengandung rasa manis alami. Cobalah jahe sebagai pengganti gula rafinasi dalam resep makanan panggang, seperti pai buah atau kue kering.

6. Cuka Balsamic

Alih-alih saus cokelat manis, tuangkan cuka balsamic yang rendah gula dan garam di atas stroberi untuk hidangan penutup, rangkum US News. Anda juga bisa membuat reduksi cuka balsamic yang lezat, yakni cuka balsamic yang dipanaskan dalam wajan dan direduksi hingga menghasilkan rasa yang lebih kaya dan kental.

Cuka ini cocok untuk salad dan hidangan pembuka, serta sebagai glasir untuk daging, ikan, dan ayam. Campuran ini menambahkan banyak rasa tanpa banyak kalori. Cuka balsamic praktis bebas gula karena terbuat dari buah-buahan, seperti anggur dan jeruk.

7. Kunyit

Ilustrasi kunyit sebagai bumbu dapur pengganti gula/copyright freepik.com

Banyak saus salad, bahkan yang rendah lemak, mengandung gula tinggi, dan banyak saus organik yang dijual di toko mengandung minyak anti-inflamasi. Sebagai alternatif saus salad yang sehat, tambahkan saus vinaigrette kunyit ke salad Anda. Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin, senyawa dalam kunyit, memiliki antioksidan dan sifat anti-inflamasi.

Beralih ke pemanis alami ini tidak hanya membantu mengurangi asupan gula tambahan, tapi juga memperkaya hidangan dengan cita rasa yang lezat, sekaligus menyehatkan. Rempah dan bumbu ini membuka kemungkinan kreasi kuliner baru, memungkinkan kita menikmati hal-hal yang lebih manis dalam hidup tanpa dampak buruk kesehatan yang terkait konsumsi gula yang tinggi.

"Kita tahu bahwa faktor utama dalam memilih makanan adalah rasa, dan ada persepsi bahwa makanan sehat tidak bercita rasa lezat," kata Wendy Bazilian, ahli gizi perusahaan di McCormick, sebuah perusahaan rempah-rempah. "Menambahkan rasa dengan bumbu dan rempah-rempah membuat makanan terasa lebih lezat, bahkan mengurangi lemak jenuh tanpa mengurangi daya tariknya."

Infografis Jenis-Jenis Bumbu Dasar dalam Masakan Indonesia.  (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya