Raul Asencio Disorot Usai Blunder Fatal Lawan PSG: Apa yang Terjadi?

Raul Asencio jadi sorotan usai blunder fatal saat Real Madrid dihajar PSG 4-0. Apa yang menyebabkan penurunan drastis performa bek muda ini?

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 10 Juli 2025, 06:06 WIB
Raul Asencio saat menerima kartu merah ketika Real Madrid mengalahkan Pachuca di Piala Dunia Antarklub 2025. (Paul ELLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Kekalahan memalukan Real Madrid dari PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub menyisakan banyak tanda tanya. Skor 0-4 bukan sekadar angka, tapi sinyal bahwa ada yang tak berjalan sebagaimana mestinya.

Bagi sebagian besar fans, pertandingan ini terasa seperti deja vu, sesuatu yang kerap muncul di era Carlo Ancelotti, dan kini tampaknya ikut terbawa ke masa awal Xabi Alonso.

Namun, bagi pengamat yang jeli, ini bukan soal strategi Alonso. Pelatih anyar tersebut menurunkan susunan pemain yang ideal dan mempersiapkan tim sebaik mungkin. Masalahnya ada di pemain yang tak mampu menerjemahkan rencana sang pelatih ke lapangan.

Salah satu sosok yang menjadi sorotan utama adalah Raul Asencio. Bek muda yang sebelumnya tampil impresif di La Liga dan Liga Champions justru tampil jauh di bawah standar sepanjang turnamen ini.


Penurunan Performa Asencio Tak Terbendung

Bek Real Madrid, Raul Asencio, keluar lapangan usai dikartu merah di laga lawan Pachuca di Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (23/06/2025). (AP Photo/Chris Carlson)

Sejak awal Piala Dunia Antarklub, performa Asencio menurun drastis. Padahal sebelumnya ia dikenal sebagai bek paling konsisten Real Madrid, baik di laga besar maupun kecil. Kini, ia tampil seperti bayangan dirinya sendiri, seolah semua pencapaian musim ini tak pernah ada.

Blunder fatal di awal laga kontra PSG jadi bukti jelas. Asencio gagal mengantisipasi bola padahal punya cukup waktu untuk menghalaunya. Kesalahan itu membuka jalan bagi gol pertama PSG dan membuat Madrid langsung tertinggal di awal pertandingan.

Banyak spekulasi muncul, mulai dari faktor cuaca hingga tekanan mental. Namun sulit menemukan alasan pasti di balik transformasi negatif ini. Yang jelas, Asencio tak lagi jadi tembok kokoh yang dikenal selama musim reguler.


Nasib Asencio Terancam Jika Tak Segera Bangkit

Striker Atletico Madrid Julian Alvarez (kanan) berduel dengan bek Real Madrid Raul Asencio dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (5/3/2025). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Blunder melawan PSG bukan satu-satunya kesalahan Asencio di turnamen ini. Setiap kali ia masuk dalam starting XI, pertahanan Madrid tampak rapuh. Kepercayaan pelatih dan rekan setim pun mulai tergerus.

Penampilan buruk ini mengingatkan pada versi Asencio di masa lalu saat masih membela Castilla, sering membuat keputusan terburu-buru, mudah terpancing emosi, dan tampil inkonsisten. Jika tren ini berlanjut, bukan hanya posisi utama yang hilang, tapi bisa jadi tempatnya di skuad pun ikut terancam.

Bagi Real Madrid, musim baru sudah di depan mata. Jika Asencio ingin mempertahankan tempatnya, ia harus segera bangkit dan membuktikan bahwa performa buruk di turnamen ini hanyalah anomali, bukan awal dari kemunduran kariernya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya