Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Datangi KPAI untuk Buat Laporan untuk Perlindungan Putri Mereka, SF

Ahmad Dhani mengatakan laporan ini tak dibuat untuk anaknya saja.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 09 Juli 2025, 17:00 WIB
Ahmad Dhani mengatakan laporan ini tak dibuat untuk anaknya saja. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Pasangan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela menyambangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). Pentolan grup Band Dewa 19 itu datang didampingi kuasa hukum dan sejumlah kerabatnya.

Ahmad Dhani belum mengungkap secara rinci terkait kedatangannya ke KPAI. Ia hanya menyebut ingin membuat aduan terkait permasalahan yang menyangkut Undang Undang Perlindungan Anak yang menurutnya masih banyak terjadi pelanggaran.

"Pasti terkait anak intinya ya, nggak cuma anak saya aja buat semua anak di Indonesia," kata Ahmad Dhani setibanya di KPAI, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Agar masyarakat paham bahwa anak-anak Indonesia itu dilindungi oleh negara,” Ahmad Dhani menambahkan.


Sebagai Ayah dan Anggota Dewan

Sebagai seorang ayah sekaligus anggota dewan, Dhani merasa memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan isu ini. Terutama kepada mereka yang belum memahami tentang aturan yang menyangkut anak.

“Jadi saya sebagai seorang ayah dan anggota dewan ingin menertibkan masyarakat yang kurang paham soal Undang Undang perlindungan Anak,” kata Dhani.


Perundungan Terhadap SF

Maksud kedatangan Dhani dan Mulan ke KPAI diduga terkait perundungan terhadap putri mereka, SF, belakangan ini. Hal itu diungkap Aldwin Rahadian selaku kuasa hukum Dhani, yang turut mendampingi.

"Secara garis besar agenda Mas Dhani hari ini kita akan buat laporan pengaduan kepada KPAI terkait perlindungan anak di bawah umur, atas nama SF," kata Aldwin.


Bikin Laporan Pengaduan

Hanya saja Aldwin baru akan menjelaskan secara rinci setelah pihaknya membuat pengaduan ke KPAI.

"Ya nanti agendanya secara substansi mungkin akan kita sampaikan setelah membuat laporan, secara garis besar agenda Mas Dhani hari ini kita akan buat laporan pengaduan kepada KPAI," ucap Aldwin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya