Jalur Sempit Persib

Persib masih bisa lolos ke perebutan posisi tiga meski jalurnya terbilang sempit.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 09 Juli 2025, 13:20 WIB
Persib saat lawan Dewa United di ajang Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (08/07/2025) malam. (Erwin Snaz/Bola.com)

Liputan6.com, Jakarta Persib Bandung harus mengubur mimpi tampil di final Piala Presiden 2025 usai bermain imbang 1-1 kontra Dewa United pada laga kedua Grup B, Selasa (09/07/2025) malam WIB. Hasil tersebut membuat Maung Bandung hanya mengemas satu poin dari dua pertandingan.

Format turnamen yang hanya meloloskan juara grup ke partai puncak membuat jalan Persib terhenti lebih awal. Dengan satu kekalahan dan satu hasil imbang, peluang ke final pun sirna meski belum semua laga grup tuntas dimainkan.

Namun, harapan belum sepenuhnya padam. Persib masih bisa lolos ke perebutan posisi tiga meski jalurnya terbilang sempit. Syaratnya? Mengandalkan hasil pertandingan lain dan berharap keberuntungan berpihak.


Langkah Terhenti, Realita Klasemen Bicara

Aksi Berguinho pada laga Persib Bandung vs Port FC di Piala Presiden 2025 - PERSIB.co.id/Fernando Hero

Klasemen Grup B jadi kunci untuk memahami posisi Persib saat ini. Dewa United dan Persib sama-sama mengoleksi satu poin, tapi Dewa United baru bermain satu kali. Sementara itu, Port FC unggul setelah menang di laga perdananya.

Dengan hanya satu laga tersisa bagi Dewa United dan Port FC, Persib tak punya kendali lagi atas nasibnya. Satu-satunya cara adalah menanti hasil pertandingan yang akan digelar Kamis, 10 Juli 2025 pukul 15.30 WIB.

Persib berharap Dewa United kalah dari Port FC dengan skor minimal 0-3. Jika skenario ini terjadi, maka Maung Bandung akan unggul selisih gol dan menempati peringkat kedua di klasemen akhir grup.


Skenario Rumit: Menanti Dewa Kalah Telak

Penampilan pemain Dewa United, Nick Kuipers (kanan), saat melawan Persib Bandung pada laga Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (8/7/2025). (Tim Media Dewa United)

Secara matematis, jika Dewa United tumbang 0-3 dari Port FC, maka selisih gol Persib (-2) akan lebih baik dari Dewa United (-3). Itu artinya Persib akan menjadi runner-up dan berhak tampil di laga perebutan posisi ketiga.

Kalau Dewa United hanya kalah 0-2, situasi menjadi lebih rumit. Kedua tim akan sama dalam poin dan selisih gol. Namun, dari segi fairplay, Persib lebih unggul karena Dewa United sudah mengantongi satu kartu merah.

Meski skenarionya tergolong rumit dan menggantung, peluang itu tetap ada. Seperti banyak cerita sepak bola lainnya, keajaiban bisa saja muncul di menit terakhir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya