Curah Hujan Tinggi, Simak 8 Tips Aman Mengendarai Motor di Jalan Rawan Banjir

Curah hujan tinggi melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Genangan air hingga banjir di jalanan menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor.

oleh Muhamad RidwanDiterbitkan 08 Juli 2025, 13:05 WIB
Musim hujan kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Genangan air hingga banjir di jalanan menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor. Jika tidak diantisipasi dengan benar, motor berisiko mogok hingga mengalami kerusakan komponen vital.

Liputan6.com, Jakarta - Curah hujan tingggi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia membawa tantangan tersendiri bagi pengendara kendaraan roda dua. Jalanan yang tergenang air bahkan terendam banjir kerap menjadi penyebab motor mogok dan komponen rusak jika tidak diantisipasi dengan baik.

Menghadapi kondisi tersebut, pengendara motor perlu memahami langkah-langkah pencegahan agar tetap aman dan kendaraan terjaga performanya saat melintasi genangan air.

Berikut delapan (8) tips aman mengendarai motor di jalan banjir yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Lindungi Komponen Vital dengan Plastik

Sebelum menerjang banjir, pastikan beberapa bagian penting motor seperti lubang air filter, lubang knalpot, dan selang hawa mesin dibungkus rapat dengan plastik.

Hal ini untuk mencegah air masuk ke dalam mesin yang dapat menyebabkan kerusakan serius.

2. Matikan Mesin Bila Air Terlalu Tinggi

Jika ketinggian air sudah melebihi seperempat ban, sebaiknya matikan mesin motor dan tutup lubang knalpot.

Motor dapat dituntun melewati genangan untuk menghindari kerusakan akibat air masuk ke ruang pembakaran.

3. Periksa Posisi Filter Udara

Sebelum melaju, pastikan posisi filter udara lebih tinggi dari permukaan air. Filter yang terlalu rendah berisiko menyedot air ke dalam mesin, yang bisa menyebabkan motor mati mendadak.

4. Hindari Menggeber Mesin

Menggeber motor di tengah banjir justru memperbesar risiko air masuk melalui knalpot. Alih-alih mendorong air keluar, tindakan ini bisa menyebabkan kerusakan internal pada mesin.

5. Perhatikan Kondisi Busi dan Rem

Pastikan busi dilapisi dengan gemuk atau grease untuk mencegah korsleting. Setelah melintasi banjir, segera uji fungsi rem depan dan belakang secara perlahan karena performa pengereman bisa menurun saat basah.

Tips Lainnya

6. Segera Servis Motor Setelah Melewati Banjir

Motor yang telah melewati banjir perlu mendapat pemeriksaan dan perawatan segera di bengkel. Penggantian oli, terutama pada motor matik, serta pengecekan komponen kelistrikan dan rem wajib dilakukan untuk mencegah kerusakan lanjutan.

7. Hati-hati dengan Kondisi Jalan

Selain banjir, jalanan licin juga perlu diwaspadai. Berkendara dengan kecepatan stabil dan tidak terburu-buru akan mengurangi risiko tergelincir atau kehilangan kendali.

8. Tindakan Darurat Saat Motor Mogok

Jika motor terlanjur mogok, cari tempat berteduh dan lakukan pengecekan dasar seperti busi, filter udara, dan kondisi oli. Segera ganti oli jika terlihat tercampur air, untuk mencegah kerusakan mesin lebih parah.

Menghadapi musim hujan bukan berarti harus menghindari aktivitas berkendara. Namun, kehati-hatian dan perawatan ekstra terhadap motor sangat diperlukan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Jika banjir tak bisa dihindari, setidaknya motor tetap bisa bertahan tanpa harus masuk bengkel akibat kerusakan berat.

Infografis Target dan Sasaran Program Cek Kesehatan Gratis Era Prabowo. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya