Toko Virtual Alfamind WIR Group Tembus 200 Ribu hingga Kuartal II 2025

PT WIR Asia Tbk atau WIR Group (WIRG), perusahaan teknologi imersif dan Web3 yang memadukan Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Artificial Intelligence (AI), dan blockchain, menorehkan catatan positif lewat platform belanja komunitas Alfamind.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 07 Juli 2025, 10:21 WIB
Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta PT WIR Asia Tbk atau WIR Group (WIRG), perusahaan teknologi imersif dan Web3 yang memadukan Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Artificial Intelligence (AI), dan blockchain, menorehkan catatan positif lewat platform belanja komunitas Alfamind

Hingga pertengahan kuartal II 2025, jumlah pemilik toko virtual yang terdaftar menembus 200 ribu akun, naik 208 % dibandingkan total per 2024, menegaskan posisi Alfamind sebagai solusi community commerce yang inklusif dan mudah diakses di seluruh Indonesia.

Pertumbuhan pesat ini diiringi lonjakan aktivitas transaksi. Sepanjang 2024, Alfamind mencatat 165.073 transaksi. Hanya dalam lima bulan pertama 2025, jumlah transaksi sudah menyentuh 79.638, menggambarkan tingginya tingkat kepercayaan serta adopsi pengguna baru. Rata‑rata 20–25 % pemilik toko virtual aktif tiap bulan, menunjukkan engagement komunitas yang kuat.

Jembatani Kesenjangan Akses Belanja Digital

Alfamind dirancang oleh unit bisnis Mindstores untuk menjembatani kesenjangan akses belanja digital di berbagai daerah. Aplikasi ini ringan, mudah dipakai, dan membuka peluang kewirausahaan bagi masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi canggih. 

Platform juga mengusung prinsip “Easy Integration with Partners” dan “Embracing Community”, sehingga siapa pun bisa bergabung sebagai penjual maupun pengelola komunitas belanja tanpa modal besar.

 

Pertumbuhan Pemilik Toko Virtual

Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Head of Product Operation Mindstores, Oky Prastyo mengatakan pertumbuhan pemilik toko virtual Alfamind menunjukkan masyarakat Indonesia semakin terbuka terhadap solusi digital yang mudah, hemat, dan memberdayakan. 

“Kami di Mindstores percaya bahwa masa depan perdagangan harus inklusif dan kolaboratif. Oleh karena itu, kami membangun Alfamind bukan hanya sebagai aplikasi belanja, tetapi sebagai platform yang memberi nilai tambah sosial dan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Oky menegaskan, model community commerce Alfamind memadukan pengalaman digital dan fisik membawa rasa percaya dan keakraban layaknya belanja di toko tetangga, namun dengan jangkauan nasional. 

 

Siapkan Fitur Baru

Pekerja melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/7/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ke depan, Mindstores menyiapkan fitur baru seperti integrasi pembayaran digital yang lebih praktis, program loyalitas komunitas, dan pelatihan literasi digital untuk mitra.

Lebih lanjut, ia menambahkan, pihaknya melihat teknologi tidak boleh hanya dinikmati oleh kalangan tertentu. Alfamind adalah contoh nyata bagaimana digitalisasi bisa menyentuh kehidupan sehari‑hari masyarakat dari berbagai latar belakang, dan Perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong akses tersebut tanpa batas.

Dengan dukungan ekosistem Mindstores dan rekam jejak inovasi WIR Group di lebih dari 20 negara, Alfamind siap melaju lebih jauh, memperluas kesempatan ekonomi digital dan memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok ritel nasional. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya