Pesan Coach Naga Air untuk Pelatih Ganda Putra di Tengah Merosotnya Prestasi Fajar Alfian Cs

Aryono Miranat berpesan kepada pelatih ganda putra Pelatnas PBSI Antonius Budi Ariantho untuk terus meningkatkan performa Fajar Alfian dan kawan-kawan. Pria berjuluk Coach Naga Air minta Antonius bersabar.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 04 Juli 2025, 11:30 WIB
Aryono Miranat berpesan kepada pelatih ganda putra Pelatnas PBSI Antonius Budi Ariantho untuk terus meningkatkan performa Fajar Alfian dan kawan-kawan. Pria berjuluk Coach Naga Air minta Antonius bersabar. (foto: PB Djarum)

Liputan6.com, Jakarta - Presitasi pebulu tangkis ganda putra Indonesia sedang mendapat sorotan tajam. Hingga pertengahan tahun ini, belum ada gelar juara yang didapat.

Prestasi terbaik ganda putra Indonesia ialah runner up All England 2025 (Super 500). Prestasi tersebutditorehkan pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

Sementara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto runner up Indonesia Masters (Super 500). Adapun Daniel Marthin/Muhammad Shohibul Fikri jadi runner up di Swiss Open dan Thailand Masters.

Minimnya prestasi Fajar Alfian cs juga mendapat perhatian dari mantan pelatih ganda putra Indonesia Aryono Miranat. Pria yang dikenal dengan julukan Coach Naga Air tersebut sudah memberikan pesan kepada pelatih Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, terkait prestasi ganda putra.

Antonius Budi Ariantho baru awal tahun ini menjadi pelatih ganda putra Pelatnas PBSI. "Saya bilang sabar saja, terus tingkatkan performa atletnya saja," kata Aryono, yang bersama Antonios merupakan sama-sama jebolan pelatih PB Djarum.

 


Masih Cukup Baik

Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana runner up All England 2025 setelah kalah dari wakil Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae di final. Leo/Bagas kalah 19-21 dan 19-21 di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Senin (17/3) dini hari WIB. (foto: PBSI)

Menurut Aryono Miranat, performa ganda putra Indonesia masih cukup baik. Meski ada penurunan, terutama pada Fajar/Rian, hal itu bisa cepat teratasi dengan melakukan evaluasi bersama.

"Saya rasa sebetulnya ganda putra kita sudah cukup baik, itu dilihat finalis All England 2025 melalui Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana," kata Aryono.

"Itu sudah sebuah prestasi menurut saya. Memang ada penurunan sedikit dari Fajar/Rian, tapi memang prestasi itu ada kadang naik, kadang turun. Sekarang lagi turun jadi harus lebih sabar, berlatih lebih giat lagi, supaya prestasinya bisa naik lagi," tambahnya.

 


Turnamen Berikutnya

(ilustrasi)

Setelah rehat satu bulan usai Indonesia Open 2025, para pebulu tangkis ganda putra Indonesia kembali berlaga di turnamen BWF. Dimulai dari Japan Open yang berlangsung 15-20 Juli. Setelah itu berlanjut ke China Open, 22-27 Juli.

Di dua turnamen tersebut, Fajar Alfian berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri. Ini disebabkan Muhammad Rian Ardianto ada urusan keluarga. Sementara Daniel Marthin, yang merupakan pasangan Fikri, belum bisa berlaga karena masih dalam pemulihan cedera lutut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya