Tangisan Ibrahima Konate untuk Diogo Jota: Aku Masih Tak Percaya Kau Pergi

Ibrahima Konate tampak sangat terpukul dengan kabar meninggalnya rekan sekaligus temannya di Liverpool, Diogo Jota.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 04 Juli 2025, 06:03 WIB
Pemain depan Liverpool asal Portugal, Diogo Jota melakukan selebrasi setelah mencetak gol saat pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris melawan West Ham United di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris pada 25 September 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Bek Liverpool, Ibrahima Konate, merasa sangat terpukul atas kepergian teman sekaligus rekan setimnya di Anfield, Diogo Jota.

Dunia sepak dirundung awan kelam setelah kabar duka datang dari Spanyol, Kamis (03/07/2025). Penyerang Liverpool, Diogo Jota, dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan tragis di Zamora.

Insiden maut itu terjadi saat Jota mengendarai mobil sport Lamborghini miliknya. Mobil tersebut mengalami pecah ban, kehilangan kendali, keluar jalur, dan terbakar di lokasi kejadian.

Kabar ini menyisakan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan penggemar, tetapi juga rekan-rekan setimnya di Liverpool. Salah satu yang paling terpukul adalah Ibrahima Konate, bek tangguh The Reds yang dekat dengan Jota.

Konate menyampaikan rasa kehilangan yang amat mendalam melalui media sosial pribadinya. Ia mengungkapkan betapa sulitnya menerima kenyataan bahwa Jota dan adiknya, Andre Silva, telah tiada.


Tak Percaya Kehilangan Dua Sosok Sekaligus

Selebrasi striker Liverpool, Diogo Jota usai mencetak gol pertama timnya ke gawang Ipswich Town pada laga pekan pertama Premier League 2024/2025 di Portman Road Stadium, Ipswich, Sabtu (17/8/2024). (AP Photo/Alastair Grant)

Ibrahima Konate mencurahkan emosinya dalam sebuah unggahan di akun Instagram-nya usai mendengar kabar duka tersebut. Ia mengaku benar-benar terpukul dan merasa seolah tak mampu berkata-kata.

Bagi Konate, Jota bukan hanya seorang pesepak bola bertalenta, tapi juga sahabat dan sosok saudara yang berarti. Ia juga turut meratapi kepergian Andre Silva yang turut menjadi korban dalam kecelakaan itu.

“Diogo... Aku masih tidak percaya. Aku hancur. Aku tidak punya kata-kata untuk mengungkapkan perasaanku. Di balik pemain bola yang luar biasa seperti dirimu, ada seorang pria yang luar biasa, seorang teman, dan saudara! Semoga kamu dan Andre beristirahat dengan tenang.”


Janji Setia Konate untuk Mengenang Jota dan Keluarganya

Ibrahima Konate. Bek tengah Prancis berusia 23 tahun ini didatangkan RB Leipzig dari klub Ligue-2 Prancis FC Sochaux pada awal musim 2017/2018 dengan status bebas transfer. Usai 4 musim dan total tampil dalam 94 laga di semua ajang dengan torehan 4 gol dan 1 assist, ia dilepas ke Liverpool pada awal musim 2021/2022 dengan mahar senilai 40 juta euro atau setara Rp626,2 miliar. (AFP/Gyn Kirk)

Dalam pesannya yang emosional, Konate berjanji bahwa ia dan keluarga besar Liverpool akan terus mengenang Jota. Ia menyebut klub sebagai rumah yang tak akan pernah melupakan sang penyerang.

Kenangan mereka bersama selama memperkuat Liverpool menjadi hal yang terus membekas dalam benak Konate. Momen-momen kebersamaan itu kini berubah menjadi duka yang mendalam.

“Aku benar-benar hancur mendengar berita ini. Klub ini, keluarga yang kita bagi bersama, tidak akan pernah melupakanmu! Aku mengingat kembali semua momen yang kita lalui bersama dan aku masih tidak percaya, semuanya tampak sempurna... Kamu dapat yakin akan satu hal: keluargamu tidak akan berjalan sendirian. Kami akan berada di sana untuk membantu mereka melewati momen yang menghancurkan ini.”


Pesan Kehidupan dari Konate: Cintai dan Hargai Waktu

Selebrasi bek Liverpool, Ibrahima Konate setelah mencetak gol ke gawang Benfica pada laga leg pertama perempatfinal Liga Champions 2021/2022 di Luz Stadium, Lisbon (5/4/2022). Ibrahima Konate didatangkan Liverpool dari RB Leipzig pada awal musim 2021/2022 dengan nilai transfer 40 juta euro. Masih menyisakan kontrak hingga 30 Juni 2026, hingga kini ia telah tampil dalam 53 laga di semua ajang dengan torehan 3 gol dan 1 assist. (AFP/Carlos Costa)

Konate menutup pernyataannya dengan refleksi mendalam soal kehidupan. Ia mengingatkan bahwa tragedi bisa datang kapan saja, kepada siapa saja.

Bek asal Prancis itu mengajak semua orang untuk menghargai waktu bersama keluarga, teman, dan bahkan orang asing. Ia juga menyerukan untuk hidup dalam kedamaian dan kasih sayang.

“Aku ingin berbicara kepada dunia: hari ini Diogo dan saudaranya. Kemarin orang lain. Besok bisa jadi kita. Mari kita nikmati setiap momen yang ditawarkan kehidupan kepada kita, bersama keluarga, teman, bahkan orang asing. Mari kita coba hidup dalam damai dan saling mengirimkan cinta. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. AKU MENCINTAIMU, SAUDARAKU.”

(Instagram/@ibrahimakonate)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya