Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Capai 1 Kilometer

Gunung Semeru yang mempunyai ketinggian 3676 meter di atas permukaan laut (mdpl), erupsi pada Rabu (2/7/2025). Tinggi letusan pada erupsi kali ini mencapai 1 kilometer atau 1000 meter di atas puncak.

oleh Hermawan ArifiantoDiperbarui 03 Juli 2025, 08:54 WIB
Gunung Semeru erupsi, Tinggi Letusan Capai 1 Kilometer (Istimewa)

Liputan6.com, Lumajang Gunung Semeru yang mempunyai ketinggian 3676 meter di atas permukaan laut (mdpl), erupsi pada Rabu (2/7/2025).

Gunung itu berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tinggi letusan pada erupsi kali ini mencapai 1 kilometer atau 1000 meter di atas puncak.

“Gunung Semeru erupsi pada pukul 10.37 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian, Rabu (2/7/2025).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitude maksimum 22mm dan durasi 234 detik.

Berdasarkan data petugas Gunung Semeru, tercatat sudah tujuh kali erupsi pada Rabu sejak pukul 00.21 WIB dengan visual letusan tidak teramati, kemudian dan erupsi ketiga terjadi pada pukul 00.54 WIB dan selanjutnya erupsi pada pukul 01.08 WIB. Visual letusan keempat erupsi tersebut tidak teramati.

Kemudian erupsi kelima terjadi pukul 07.00 WIB dengan letusan setinggi 700 meter di atas puncak, kemudian pukul 07.55 WIB terekam erupsi kembali dengan tinggi letusan 700 meter di atas puncak dan pukul 10.37 WIB terjadi erupsi ketujuh dengan letusan 1 km di atas puncak.

Mukdas mengatakan Gunung Semeru masih berstatus Waspada, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

Tidak Boleh Beraktivitas 3 Kilometer Dari Puncak

Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang aliran airnya berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Infografis Riwayat Letusan Gunung Semeru. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya