Orang-orang menyegarkan diri di sebuah taman publik selama gelombang panas di Paris, pada 30 Juni 2025. (Ludovic MARIN/AFP)
Otoritas Prancis menetapkan Paris dalam siaga merah untuk menghadapi cuaca panas yang ekstrem. (Ludovic MARIN/AFP)
Status ini berlaku sejak Senin 30 Juni 2025 hingga pertengahan pekan ini. (Ludovic MARIN/AFP)
Imbas suhu ekstrem, Kementerian Pendidikan Prancis mengatakan sekitar 200 sekolah akan ditutup sebagian selama tiga hari ke depan. (Ludovic MARIN/AFP)
Untuk diketahui, Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa (C3S) mencatat suhu permukaan global pada bulan lalu rata-rata 1,4 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan dengan periode praindustri 1850–1900 atau ketika pembakaran bahan bakar fosil mulai meluas. (Ludovic MARIN/AFP)
Sementara, para ilmuwan menyebut emisi gas rumah kaca dari pembakaran fosil sebagai penyebab utama perubahan iklim. (Ludovic MARIN/AFP)
Cuaca panas ekstrem bisa berdampak serius terhadap kesehatan, terutama pada lansia, bayi, serta pekerja luar ruang. (Ludovic MARIN/AFP)