Intip, Daya Tarik Restoran Sego Base Gede di Malang

Kota Malang menyimpan destinasi kuliner menarik baik yang modern hingga tradisional, bagi pencinta daging terdapat tempat yang bisa dicoba dan belakangan ini viral di media sosial yaitu Sego Base Gede.

oleh Natasa Kumalasah PutriDiterbitkan 06 Juli 2025, 07:00 WIB
Kuliner Indonesia. Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Liputan6.com, Bandung - Kota Malang dikenal luas sebagai salah satu kota pendidikan dan pariwisata yang terletak di Jawa Timur. Memiliki udara yang cukup sejuk dan suasana kota yang tertata rapi Malang kerap dijuluki sebagai “Kota Apel”.

Julukan tersebut diberikan karena Malang menjadi pusat produksi buah apel terbesar di Indonesia. Selain itu, Malang juga sering disebut sebagai kota pelajar karena banyaknya institusi pendidikan ternama yang ada di sana.

Namun, tak hanya dikenal karena keindahan alam dan pendidikannya kota ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang sangat beragam dan menggoda selera. Kuliner Malang memiliki ciri khas tersendiri yang membuat wisatawan selalu rindu untuk kembali.

Mulai dari makanan tradisional seperti rawon, pecel, bakso Malang yang legendaris hingga makanan kekinian seperti aneka dessert dan kopi kekinian yang tersebar di berbagai sudut kota.

Banyaknya pengaruh budaya lokal dan kreativitas para pelaku usaha kuliner membuat cita rasa makanan di Malang begitu unik dan terus berkembang mengikuti zaman. Bagi pencinta kuliner daging, Malang juga memiliki sederet pilihan menarik.

Salah satunya adalah olahan daging asap yang kini semakin populer di kalangan penikmat makanan gurih dan beraroma khas. Daging asap biasanya diolah dari daging sapi pilihan melalui proses pengasapan.

Adapun baru-baru ini terdapat tempat makan di Malang yang menawarkan menu daging asap menarik yaitu Sego Base Gede.

Mengenal Sego Base Gede

Ilustrasi daging asap/dok. Unsplash Jose

Sego Base Gede adalah sebuah restoran populer di Kota Malang yang menawarkan pengalaman kuliner dengan konsep kekinian. Melansir dari media sosialnya, tempat ini menyediakan masakan dengan racikan bumbu tradisional.

Kemudian makanannya mengusung konsep modern-tradisional dengan memberikan kuliner halal tiga pilihan utama seperti hidangan ayam, sapi, dan ikan. Bumbu yang digunakan juga menggunakan rempah khas dengan cita rasa cukup kuat.

Meskipun kuat bumbunya dibuat cocok untuk lidah masyarakat Indonesia terutama untuk penggemar masakan rumahan yang autentik. Tempatnya juga terkenal nyaman sehingga cocok dikunjungi sebagai destinasi kuliner bersama teman, pasangan, atau keluarga.

Belakangan ini tempatnya sendiri populer di media sosial karena menghadirkan menu daging asap yang halal.

Daya Tarik Sego Base Gede

Se’i Sapiku Sajikan Olahan Daging Asap Khas Kupang NTT. foto: istimewa

Sego Base Gede memiliki daya tarik utama menu daging asapnya yang beragam dan kaya cita rasa. Para pengunjung bisa menikmati pilihan daging asap mulai dari berbahan dasar ayam, sapi, hingga ikan.

Varian daging asap tersebut juga menggunakan bumbu rempah khas sebelum dikemas dengan proses pengasapan. Hasil dagingnya terkenal dengan tekstur lembut, beraroma smoky, dan menghasilkan sensasi yang gurih.

Daya tarik lain dari restoran ini adalah perpaduan antara teknik pengasapan ala Barat dengan bumbu khas Nusantara menghasilkan rasa yang unik. Kombinasi ini memicu penasaran banyak pelanggan terutama setelah viral di media sosial.

Berdasarkan media sosial resminya, satu porsi menu daging asap di tempat ini biasanya dilengkapi tidak hanya dengan nasi tetapi juga ornamen seperti sayuran hingga sambal matah yang segar.

Lokasi Sego Base Gede

Daging asap. ©Ilustrasi QwenAI

Sego Base Gede berlokasi di Jl. Borobudur No. 26, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Tempatnya mempunyai jadwal buka setiap hari pada pukul 07.00 hingga 23.00 WIB.

Lokasinya bisa ditemukan dengan mudah karena berada dalam satu kawasan dengan cafe dan tempat kuliner lainnya. Area parkirnya juga cukup luas untuk pengendara roda dua dan roda empat.

Sementara itu, perjalanan dari pusat kota Malang bisa menempuh jarak sekitar 7,3 km atau 19 menit berkendara. Adapun bagi pengunjung dari Stasiun Malang bisa menempuh jarak sekitar 6,4 km atau 18 menit perjalanan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya